Search

Deni Suryana

Hidup Akan Berarti Saat Kita Sanggup Berbagi

Category

Sehar-hari

Siap Menang, Gak Siap Kalah

Pagi ini headline news isinya masih membahas hiruk pikuk tentang Pilpres dan Pileg serentak 2019 yang sudah dilewati dan dilaksanakan pada 17 April 2019. Stop, bahasan tentang ini hanya sampai disitu saja.

Kita akan Coba membahas tentang Sikap dalam berkompetisi. Sejak sekolah di SD (kebetulan saya tidak mengenyam pendidikan di Paud/ TK) saya sering kali mengikuti namanya perlombaan atau kompetisi, mulai dari Lomba Nadoman (Lomba puji-pujian di Sekolah Agama), Lomba Sepak Bola antar kelas, antar sekolah, antar RT, antar Kampung. Continue reading “Siap Menang, Gak Siap Kalah”

“Anak Bodoh”

Semalam Saya mendengar sebuah cerita di Radio. Cerita tentang Anak Paling Bodoh.

Cerita nya kurang lebih seperti ini :

Suatu hari ditempat cukur/ barbershop seorang pemuda yang sedang dicukur ngobrol dengan tukang cukur. Ditengah asyik berbincang Paman Tukang Cukur menunjuk seorang anak kecil yang sedang duduk duduk didepan Barbershopnya. Continue reading ““Anak Bodoh””

Enaknya Jadi Perantau

Udara hari ini Banjarmasin cukup panas, sempat hujan turun sebentar menambah bikin gerahnya kota ini. Tapi ya enjoy aja, kita toh gak bisa protes sama yang menciptakan cuaca dan yang mengatur suhu udara. Continue reading “Enaknya Jadi Perantau”

Comfort Zone

Comfort zone atau zona nyaman adalah zona pada saat kita merasakan suatu kehidupan yang nyaman tanpa ada terbebani sesuatu terutama masalah keuangan. Ini terjadi pada saat kita merasakan sebuah kenyamanan dengan apa yang dijalani dan didapatkan dalam kehidupan. Misalnya seperti gaji perbulan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan cicilan. Dapat melakukan liburan setiap 3 bulan sekali, dan dapat digunakan untuk shopping setiap bulannya.

Continue reading “Comfort Zone”

Leader itu Seperti Artis

Apa yang membedakan ketika kita masih menjadi karyawan biasa dengan setelah kita mendapat promosi dan menjadi Leader?  Salah satu perbedaan yang mencolok yang suka atau tidak akan terjadi dan dialami adalah kita seolah menjadi seorang selebriti. Maksudnya? Setelah saya menjadi leader, Hampir semua gerak gerik kita diamati oleh banyak orang, termasuk anak buah. Upload foto di social media pun menjadi bahan diskusi banyak orang. Celakanya, hal-hal buruk biasanya lebih asyik untuk dibincangkan dibandingkan kebaikan. Continue reading “Leader itu Seperti Artis”

Lembut dan Keras

2 tahun terakhir setiap hari kita disuguhkan dengan berita, kabar dan berbagai macam postingan tentang cyber war. Kubu si A melawan kubu si B. Si A menjelek-jelekan si B, si B membantah dan berbalik menyerang si A. Terus demikian hingga membuat jengah. Oh ya jika dilihat saat mereka memposting tulisan mereka sepertinya orang-orang keras dan sangat keukeuh dengan apa yang mereka tulis.

Yang saya lihat perang antar 2 kubu ini tidak ada habisnya, tidak ada ujungnya saling serang. Saling menjatuhkan. Entah apa maksud semua ini, entah kenapa pula semua ini terjadi. Continue reading “Lembut dan Keras”

Rencana-Nya Sempurna

Bulan Desember 2016 dan Januari 2017 bagi saya adalah shocking months. Penuh kejutan dan sangat luar biasa. Banyak sekali plan yang sudah dibuat ditahun 2017 berantakan, dan sepertinya hanya tinggal rencana.

Continue reading “Rencana-Nya Sempurna”

Cyber War, Nyata!

Pagi ini, sebagai salah satu penghuni jejaring sosial pesbuk. Saya cukup khawatir dengan makin memanasnya Cyber War. Saling serang, saling maki, saling membodoh bodohkan, saling menyalah-nyalahkan. Continue reading “Cyber War, Nyata!”

Sepertinya Biasa, Namun Berbahaya

  • Saudara laki-lakinya bertanya saat kunjungan seminggu setelah adik perempuannya melahirkan :
    “Hadiah apa yang diberikan suamimu setelah engkau melahirkan?” Tidak ada,” jawab adiknya pendek. Saudara laki-lakinya berkata lagi, “Masa sih, apa engkau tidak berharga di sisinya?” aku bahkan sering memberi hadiah istriku walau tanpa alasan yang istimewa.
    Siang itu, ketika suaminya lelah sepulang dari kantor menemukan istrinya merajuk di rumah. Keduanya lalu terlibat pertengkaran. Beberapa waktu kemudian, antara suami istri ini terjadi perceraian.
    Dari mana sumber masalahnya?
    Dari kalimat sederhana yang diucapkan saudara laki-laki kepada adik perempuannya.

Continue reading “Sepertinya Biasa, Namun Berbahaya”

Up ↑

%d bloggers like this: