Search

Deni Suryana

Hidup Akan Berarti Saat Kita Sanggup Berbagi

Category

EPolEkSosBudHukKam

2019 Akan Lebih Gaduh dari 2017

Alhamdulillah Pilkada 2017 Putaran kedua di DKI Jakarta berlangsung sejuk damai. Saya menyaksikan berbagai channel televisi yang melaporkan dan memantau secara langsung. Kagiatan Pilkada ini damai.
Pilkada Jakarta hanya foreplay, coba-coba strategi para konsultan pemenangan dan team pemenangan Pilkada dan Pilpres. Jika strategi yang ini bagus dan berhasil, saya meyakini bahwa strategi ‘perang’ pada pilpres akan menggunakan cara-cara yang sama atau mirip dengan Pilkada Jakarta. Atau bahkan lebih panas lagi.
 
Mengaduk emosi para simpatisan, mengaduk jiwa para pemilih, mengoyak-ngoyak rasa para pendukung setia. Hingga saling bermusuhan karena pilihan politik, hingga saling melemparkan umpatan, hinaan, cacian, kata-kata kotor yang tidak layak dipertontonkan.
 
Kita bisa saksikan dengan mata telanjang, banyak sekali status, spanduk, atau perlengkapan kampanye lainnya yang isinya berisi kata-kata yang tidak layak untuk menyerang lawan politik.
 
Sekali lagi ini masalah politik, meskipun sering kali dibumbui oleh Agama, Ras, Suku, dan hal lainnya. Menurut sebagian orang ini murni masalah agama, bagi sebagian yang lain ini politik yang diaduk dengan dibumbui Agama sehingga lebih joss lebih nendang, lebih gurih.
 
Dengan dilakukannya pemungutan suara Jakarta hari ini, saya sangat ingin, tidak ada lagi permusuhan, pertikaian, perselisihan hanya karena pilihan politik.
 
Indonesia damai, Indonesia maju, Jakarta sejuk, Jakarta sejahtera.
 
Saya bukan orang jakarta tidak pula tinggal di Jakarta, hanya pernah ikut merasakan jalanan jakarta, hanya pernah merasakan bagaimana sumpeknya pemandangan saat terjadi kemacetan.
 
Salam Damai
 
#tetapsemangat #kerja #pilkada
 

 

 

Lembut dan Keras

2 tahun terakhir setiap hari kita disuguhkan dengan berita, kabar dan berbagai macam postingan tentang cyber war. Kubu si A melawan kubu si B. Si A menjelek-jelekan si B, si B membantah dan berbalik menyerang si A. Terus demikian hingga membuat jengah. Oh ya jika dilihat saat mereka memposting tulisan mereka sepertinya orang-orang keras dan sangat keukeuh dengan apa yang mereka tulis.

Yang saya lihat perang antar 2 kubu ini tidak ada habisnya, tidak ada ujungnya saling serang. Saling menjatuhkan. Entah apa maksud semua ini, entah kenapa pula semua ini terjadi. Continue reading “Lembut dan Keras”

Cyber War, Nyata!

Pagi ini, sebagai salah satu penghuni jejaring sosial pesbuk. Saya cukup khawatir dengan makin memanasnya Cyber War. Saling serang, saling maki, saling membodoh bodohkan, saling menyalah-nyalahkan. Continue reading “Cyber War, Nyata!”

“Katanya” yang Berbahaya

Media sosial memang memiliki 2 sisi, positif dan negatif. Positifnya semakin banyak orang terhubung satu dengan yang lain, yang jauh menjadi dekat, mempermudah silaturahmi, mempererat rasa persaudaraan dan lain-lain. Disisi lain Media sosial saat ini di Indonesia saat ini media sosial dijadikan oleh beberapa orang untuk sarana berbagi hal-hal yang dapat menyulut perpecahan, menyebar kebencian dan lain-lain. Continue reading ““Katanya” yang Berbahaya”

Secercah Asa Untuk Negeriku

Sabtu Pagi ini, saya benar-benar merenung atas apa yang terjadi di Negeri ini. Kita saksikan bersama aksi demo yang terjadi kemarin sungguh luar biasa, meski diakhir ada oknum provokator yang jika diperhatikan dari pakaian mereka, style mereka bukan dari group yang melakukan aksi Damai 411. Continue reading “Secercah Asa Untuk Negeriku”

Kenapa Jadi Honorer?

Pagi ini saya lihat berita online ada beberapa yang memberitakan tentang tenaga honorer yang berdemo meminta diangkat menjadi PNS. Secara pribadi jujur saya merasa aneh kenapa mereka menuntut, toh sebenarnya para tenaga honorer sendiri yang mengajukan diri/ melamar pekerjaan sebagai tenaga honorer? Continue reading “Kenapa Jadi Honorer?”

Menyoal Etika Mewawancara yang Terkena Musibah

Pada era komunikasi dan era digital seperti saat ini hampir setiap kejadian seringkali menjadi bahan berita dan menjadi lading basah bagi para pencari berita atau wartawan. Baik berita suka, duka bahkan berita yang sebenarnya tidak penting pun diburu. Continue reading “Menyoal Etika Mewawancara yang Terkena Musibah”

Regenerasi yang Gagal

Dalam setiap organisasi yang baik dan sehat biasanya akan selalu ada yang namanya kaderisasi atau pengkaderan atau regenerasi atau menumbuhkan generasi baru sebagai penerus organisasi tersebut. Kaderisasi dan regenerasi dalam sebuah organisasi mutlah diperlukan jika ingin organisasi tersebut berjalan dengan baik dan memiliki penerus yang andal. Continue reading “Regenerasi yang Gagal”

Hak Kami Jangan Dikebiri

Wacana pemilihan kepala daerah yang tidak lagi dipilih oleh rakyat atau tidak lagi dipilih langsung namun kembali ke sistem pada orde baru yaitu pemilihan dilakukan oleh DPRD yang digulirkan oleh Koalisi Merah Putih menuai banyak sekali kontroversi. Banyak penolakan yang dilontarkan oleh orang-orang yang pro demokrasi dan orang-orang yang tidak mau kembali ke rezim orde baru, termasuk saya. Continue reading “Hak Kami Jangan Dikebiri”

Up ↑

%d bloggers like this: