Secangkir teh Merk Tjong Tji pagi ini, betapa nikmat saat disruput panas-panas. Hangatnya mendesir dikerongkongan dengan perlahan. Lalu Nikmat mana yang akan saya ingkari? Sampai pagi ini saya masih bernafas dan dapat melakukan aktifitas pagi dengan sempurna.Pagi ini saya ingin sedikit bercerita atau corat coret tentang kehidupan. Konon katanya saat ini negeri sedang mengalami krisis, inflasi disemua bidang, BBM naik (beberapa type). Hmmm… rakyat menjerit, Cabe melejit. Lalu? banyak usaha yang gulung tikar, banyak perusahaan menutup usahanya dan memperkecil skala usahanya karena tidak mampu menutupi biaya operasional yang melonjak sedangkan profit kian menipis.

Kemudian, apa yang harus kita lakukan? simple sebenarnya kita harus berdamai dengan keadaan. Hanya itu, bukankah mahluk hidup yang paling kuat adalah yang paling bisa menyesuaikan diri dengan keadaan atau beradaptasi.

Harga Cabai naik melambung, kata pak Menteri mah tanam cabe aja dirumah pakai pot atau halaman sebagai sarana tanam. Harga Pertamax nai, ya jalan kaki atau naik sepeda. Ini salah satu usaha yang dapat kita lakukan, meski banyak yang akhirnya mengecam kalimat itu dan dijadikan olok-olokan beberapa orang atau kalangan tertentu.

Menurut saya apa yang disampaikan diatas cukup masuk akal, make sense lah. Banyak dari kita hidup itu hanya mau enaknya saja, ingin harga murah namun malas bekerja untuk menjadikan harga murah dengan hasil usahanya. Banyak yang ingin sukses namun tidak mau berproses.

Tugas kita sekarang sungguh sangat sederhana yaitu berdamai dengan kehidupan. Meski prosesnya memang tidak mudah, perlu konsistensi, perlu integritas dan perlu niat yang kuat.

Saya hanya ingin mengajak kita semua termasuk saya untuk mulai berpikir positif, menikmati setiap proses dalam hidup. Tetap semangat!

#catatankakilangit

 

 

Advertisements