Tips Mengatasi Bos yang Menyebalkan

Halo, Selamat Pagi,

Selamat berakhir pekan,

Aktifitas diakhir pekan biasanya hanya diisi dengan memanfaatkan waktu dengan keluarga, bisa berlibur, piknik, atau sekedar hangout didalam kota. Yeng penting ada waktu yang berkualitas yang dihabiskan bersama keluarga tercinta.

Saya coba berbagi ilmu, tips atau pengalaman saya selama bekerja. Dunia kerja adalah dunia yang keras. Salah satu rekan kerja saya sering bilang “Balikpapan ini keras, namun lebih keras lagi dikantor kita”. Ya, demikian adanya. Dunia kerja adalah dunia yang keras, penuh tantangan dan penuh dengan target. Salahs satu faktor yang menentukan keras atau tidaknya, betah atau tidaknya kita bekerja disuatu instansi adalah Bos/ Atasan/ sebutan lainnya.

Karakter bos yang ada di film Horrible Bosses mungkin sulit dipercaya ada di dunia kerja. Tapi  nyatanya, bos menyebalkan versi para karyawannya banyak, lho.

Egois, Arogan, keras kepala, penuntut, impulsif, dan sering mengganggu menjadi sifat-sifat yang sering ditemukan dalam seorang bosa yang menyebalkan. Malah seringnya mereka lah yang menjadi biang keladi seseorang pindah kerja.

Cara mengatasi bos menyebalkan nggak sembarangan, karena masing-masing punya karakter berbeda. Maka dari itu, caranya pun beda-beda. Berikut beberapa tips cara menghadapi  bos menyebalkan seperti yang dikutip dari situs Inc!

1. Bos Mau Jadi BFF

Bos tipe ini memang terlihat menyenangkan karena menganggap kamu seperti temannya. Pulang kantor pun sering banget ngajak hang out. Tapi jeleknya, dia sering manfaatin hal tersebut untuk pekerjaannya. Misalnya saja bikin tim yang isinya hanya karyawan-karyawan yang dekat dengan dia. Bisa saja hal ini bikin kecemburuan sosial di kantor atau malah nepotisme.

Cara menghadapi: Coba bikin batasan sama bos kamu. Kamu bisa jadi teman saat jam kerja, tapi coba hindari mengiyakan ajakkannya untuk nongkrong bareng. Tolak secara halus dengan bilang ada acara dengan yang lain, atau lembur di kantor.

2. Si Detail

Bos tipe ini sering banget memperhatikan hal-hal kecil yang terkadang kurang penting dan mengganggu produktivitas. Bagus sih kalau di seorang art director yang perlu ketelitian super tinggi. Tapi kalau terlalu detail sampai dia mengritik pilihan penggunaan tipe pulpen. Pasti kamu bakal stres juga kan?

Cara menghadapi: Kamu harus juga ikutan detail. Tanya lebih spesifik saat harus kerja dengannya, biar kamu nggak disalahin terus.

3. Tiran Haus Kekuasaan

Layaknya peran-peran jahat di film, bos tip ini rela melakukan apapun demi mempertahankan kekuasaanya di kantor. Hati-hati banget kalau kamu punya bos macam ini, karena cara-cara yang dilakukan bisa curang. Biasanya ia dikelilingi karyawan lain yang mendukung dirinya.

Cara menghadapi: Kalau kamu mau survive di kantor, kamu harus rela berbagi kredit saat kamu presentasi ide atau meeting. Atau, kamu bisa mencari cara untuk tidak selalu bekerja sama dengan dirinya.

4. Visioner

Wah tipe yang berpandangan ke depan kok dibilang bos menyebalkan? Eits tunggu dulu, biasanya mereka sering nggak fokus dengan apa yang dikerjakan karena lebih suka memberikan ide dibanding realisasi. Belum selesai mengejarkan proyek yang satu, sudah buru-buru mau mulai yang baru.

Cara menghadapi: Saat meeting mengenai proyek baru, cobalah mempertanyakan implementasi ide darinya. Bukannya mengritik, tapi lebih kepada detail rencana yang ia akan buat.

Semoga salah satu cara di atas dapat menyelesaikan masalah kamu dengan bos di kantor, ya. Jika tidak berhasil, mungkin ini saatnya untuk ganti bos atau malah kantor baru. Bukan ngomporin, hanya berbagi saran saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s