Bahagia dan Rasa

Bahagia itu rasa bukan rangkaian kata.

Banyak orang mengaku bahagia, namun nyatanya duka nestapa yang dirasa.

Bahagia itu rasa yang dimulai dari syukur.
Kemudian menjalar keseluruh sendi, dan terpancar dari wajah.

Bahagia, datang dari kemampuan seluruh jiwa dan raga untuk menerima. Menerima takdir-Nya, ketetapan-Nya. Tidak ada penyangkalan atas ketetapan-Nya.

Susah? Pasti. Bukankah untuk menikmati keindahan gunug kita harus mendakinya? Demikian pula hidup.

Untuk bisa mendapatkan kenikmatan hidup kita harus mau bersusah payah. Termasuk bersusah payah menerima.

#catatankakilangit #dream #bod #36

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s