Kenapa Jadi Honorer?

Pagi ini saya lihat berita online ada beberapa yang memberitakan tentang tenaga honorer yang berdemo meminta diangkat menjadi PNS. Secara pribadi jujur saya merasa aneh kenapa mereka menuntut, toh sebenarnya para tenaga honorer sendiri yang mengajukan diri/ melamar pekerjaan sebagai tenaga honorer?

Bukankah mereka sudah tahu bahwa bayaran tenaga honorer itu tidak terlalu besar? Bukankah mereka tahu bahwa menjadi tenaga honorer belum tentu diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil atau PNS? lalu kenapa mereka menuntut?

Apakah mereka terbuai dengan stigma bahwa menjadi PNS itu hidup terjamin? bahwa menjadi PNS itu akan sejahtera? bahwa menjadi PNS itu terhormat? saya rasa itu semua mungkin saja terjadi dan itu yang berada dibenak para honorer. Saya sangat menghormati profesi apapun terlepas dari Pegawai Negeri, Tenaga Honorer, Buruh lepas dan lain-lain.

Saran saya hanya 1, kenapa mereka tidak mencoba profesi lain? Kenapa tidak mencoba melamar pekerjaan ditempat lain? Diperusahaan-perusahaan? Bukankah kebanyakan tenaga honorer saat ini berlatar belakang Sarjana?

Coba melamar menjadi sales, menjadi tenaga penjual. Toh pekerjaan ini dapat menghasilkan banyak uang. Toh pekerjaan ini adalah pekerjaan yang tidak pernah surut, pekerjaan ini akan terus ada selama ada perusahaan. Tidak ada 1 pun perusahaan yang tidak memerlukan sales. Bahkan penghasil panci pun membutuhkannya, hingga ada istilah “sales panci”.

Come on, kita buka mindset kita. Saya sangat salut dengan tenaga pengajar yang mengabdi untuk kemajuan bangsa, dan demi memberantas angka kebodohan di Negeri ini. Namun, jika Ibu/ Bapak mengeluh dengan bayaran yang saat ini diterima let’s Move On… Segera cari profesi lain yang bisa menghasilkan uang sesuai dengan keinginan kita.

Bisa saja menjadi pebisnis online, menjadi reseler, menjadi agent asuransi, atau staff admin. Segeralah mencari info-info lowongan atau ciptakan peluang kerja sendiri dengan berwirausaha.

Ada beberapa teman saya yang ketika ditanya kenapa betah menjadi tenaga honorer jawabannya beragam ada yang karena alasan tidak ada pekerjaan lain, menunggu CPNS, karena pengabdian, dll. Untuk yang karena pengabdian saya sangat salut, kenapa? ya karena pasti itu panggilan jiwa, passion.

Saat ini memang banyak sekali tenaga honorer yang mulai gerilya mencari pekerjaan, saya dalam 1 tahun terakhir sudah banyak sekali meng-interview eks-tenaga honorer yang ingin move on mencari pekerjaan lain. Jujur saya salut. Karena mereka berarti berjuang, mencari sesuatu yang lebih baik.

Tenaga honorer di Indonesia jumlahnya mungkin ratusan atau bahkan ribuan, sehingga kemungkinan pengangkatan menjadi PNS pun sangat kecil, terlebih jika yang dilakukan adalah sistem urut kacang. Dimana karyawan yang sudah mengabdi lama akan diangkat terlebih dahulu, jelas para fresh graduate akan mendapat giliran cukup lama menjadi PNS.

Namun demikian, hidup itu pilihan, sekali lagi hidup itu pilihan dan ketika kita sudah menentukan pilihan, maka bersetialah dengan pilihan itu. Lakukan dengan sepenuh jiwa dan jangan mengeluh. Tidak perlu lagi berdemo, berdemo hanya akan menguras tenaga, menguras energi, menghabiskan dana, dan mengganggu ketertiban serta kepentingan umum.

Salam…

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s