Menyikapi Kenaikan BBM dengan Santun

Beberapa hari ini saya sangat penat melihat berita tentang demonstrasi yang dilakukan oleh beberapa kalangan terutama Mahasiswa yang konon sebagai intelektual muda bangsa. Demonstrasi sebagai buntut dari kenaikan harga BBM yang dinaikan oleh Pemerintah pada tanggal 17 November 2014 lalu. Penolakan terjadi dimana-mana, beberapa diantaranya berujung dan berakhir ricuh.

Pada akhirnya saya melihat demo tersebut tidaklah mendatangkan kebaikan malah merugikan banyak pihak. Lihatlaj, berapa banyak dampak negative seperti Pemblokiran jalan, perusakan fasilitas umum, kerusuhan dan pertikaian dan lain sebagainya. Coba juga perhatikan, berapa banyak  orang kecil yang tidak bias mencari nafkah akibat demo tersebut? banyak pedagang yang mengurungkan niatnya untuk berjualan karena tempat usaha mereka dijadikan tempat berdemo.

Kenikan BBM sudah final, rasanya akan sangat sulit jika akan diturunkan kembali. Perlu diingat bahwa kenaikan BBM tersebut yang sebesar dua ribu tersebut akan digunakan untuk kegiatan lain yang lebih produktif seperti untuk pendidikan, pengembangan wirausaha dan lain sebagainya.

Yang dapat kita lakukan saat ini adalah bekerja lebih keras, bekerja lebih cerdas, dan lebih berhemat dalam pengeluaran yang tidak terlalu penting. Percayalah bahwa Allah SWT telah mempersiapkan rezeki yang cukup untuk hamba-Nya.

Mari hadapi dengan kepala dingin, pikiran jernih dan tidak perlu tindakan anarkis yang justru akan merugikan orang lain. Salam Damai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s