Inilah Pemenang Pilpres 2014

Pilpres tahun 2014, yang akan digelar 09 Juli 2014 nanti akan menentukan arah pembangunan Indonesia 5 tahun atau bahkan berpuluh dan berates tahun yang akan datang (sedikit lebay). Pilpres kali ini terasa sangat beda terutama pada masa kampanye seperti saat ini. Menarik untuk dikaji dengan perilaku simpatisan dan pola kampanye yang ada.

Surat Suara
Surat Suara

Pergerakan yang massif dari para simpatisan dan relawan bagi saya adalah sebagai salah satu bentuk kerinduan dari orang Indonesia akan perubahan, perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik. Indonesia yang maju, maju dalam pendidikan, kesejahteraan dan perekonomian.

Kampanye yang dilakukan team sukses pun menurut saya cukup unik meski ada beberapa pihak yang ‘keterlaluan’ dalam berkampanye demi memenangkan jagoannya. Seperti melakukan pengeditan berita, menyebar isu SARA, menyoal masa lalu, menyoal kehidupan pribadi seseorang dan yang lainnya. Tapi memang begitulah politik. Selalu penuh dengan intrik dan perdebatan.

Lalu Siapakah Pemenang Pilpres 2014

Dalam kacamata bathin saya (hehehe…sok jadi dukun), pemenang Pilpres 2014 terlepas dari satu putaran atau dua putaran adalah orang yang mendapat suara terbanyak dari hasil pencoblosan. Karena hanya ada 2 calon ya kalo gak Prabowo – Hatta, ya Jokowi JK. kan gampang nebaknya.

Kedua calon yang bertarung pada Pilpres kali ini mau pun yang sebelum-belumnya memiliki banyak sekali kekurangan dan kelebihan. Kedua-duanya tidak sempurna, sehingga saya tidak akan mengarahkan siapa pun termasuk yang membaca artikel ini untuk memilih siapa. Pilih lah sesuai keinginan dan nurani kita masing-masing.

Konon diberita-berita, dan dibanyak status pendukung Prabowo Hatta, Prabowo digambarkan sebagai seorang yang Tegas, berani mengambil keputusan dan disegani oleh banyak Negara luar seperti Australia dan Amerika. Benarkah demikian? saya juga gak tahu kan itu baru katanya.

Sedangkan Jokowi JK digambarkan sebagai seorang yang Jujur, merakyat dan mau bekerja untuk rakyat. Dan konon katanya mereka sudah terbukti rekam jejaknya, jokowi saat memimpin solo dan Jakarta. Sedangkan JK saat menjadi menteri dan Wapres. Benarkah demikian? Saya juga gak berkomentar. karena kedua-duanya memiliki nilai plus dan minus masing-masing.

Yang pasti, pemenang Pilpres nanti harus bisa membuktikan dan merealisasikan semua janji-janjinya. Bukan sekedar janji manis tanpa bukti, sehingga pada ujung-ujungnya hanya menjadi gombal dan membuat banyak orang jadi antipasti terhadap politik dan perangkatnya. Hindari Golput, karena dengan memilih berarti kita telah ikut mensyukuri nikmat kemerdekaan yang sedang kita reguk.

Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s