Kota Balikpapan sudah sejak lama menjadi salah satu kota yang memiliki catatan pemadaman listrik sangat sering. Hampir tiap hari selalu ada wilayah yang mengalami pemadaman listrik bergilir. Bagi saya sebagai seorang pendatang atau perantau hal ini terasa aneh, karena Balikpapan adalah salah satu kota yang cukup maju dan memiliki banyak perusahaan di bidang energy dan tambang yang berkantor di Balikpapan.

Setiap terjadi pemadaman listrik selalu saja ada alas an yang disampaikan oleh PLN setempat, dan bagi saya ini terasa klise. Bahkan ketika Walikota dan Warga turun meminta kejelasan dari Pihak PLN lagi-lagi yang didapat hanya janji dan janji serta janji lagi untuk meminimalisir pemadaman, namun apa boleh dikata pemadaman tetap terjadi bahkan hamper setiap hari.

Akhirnya warga hanya pasrah, tidak berdaya. Tak tahu harus berbuat apa, tak tahu harus mengeluh dan mengadu kepada siapa. Jika PLN mau berhitung, coba pikirkan dan kalkulasikan berapa banyak sector usaha yang merugi akibat seringnya terjadi pemadaman. Bagi yang memiliki genset mereka harus menyisihkan kembali uang untuk membeli bahan bakar dan perawatan.

Bagi yang belum memiliki genset, industry rumah tangga terpaksa tidak berproduksi, menunggu aliran listrik mengalir kembali. Sebuah ironi dan catatan buruk bagi PLN kota Balikpapan.

Jika yang menjadi penyebab seringnya terjadi pemadaman adalah sumber energy, bukankah Balikpapan memiliki bendungan dengan kapasitas air yang cukup besar? Bukankah banyak batu bara yang bias digunakan? bukankah banyak hasil olahan  minyak? tinggal regulasinya diperbaiki kembali tentang pendistribusian dari Balikpapan ke kota lain.

So, saya cuma berharap PLN kota Balikpapan bisa dan sanggup memperbaiki kinerjanya, sehingga tidak ada lagi pemadaman rutin yang menyiksa warga. Kami warga jujur sangat tersiksa dan tidak berdaya.

Salam.

Advertisements