Apa Hak Saya Menghakimi?

Setiap manusia diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing, dengan keunikan masing-masing. Semua manusia mempunyai keunikan dan karakter masing-masing. Ada yang diberi kelebihan bentuk tubuh yang bagus, atletis missal. Ada yang diberi wajah yang rupawan ada yang dianugerahi wajah yang biasa saja bahkan tak sedikit orang yang dianugerahi wajah yang eksotis,

Semua Ciptaan Allah SWT tidak ada yang gagal, percayalah semuanya sudah dirancang dan diatur dengan sempurna oleh yang Maha Sempurna.

Saya diciptakan dengan sangat sempurna oleh Sang Pencipta, saat ini dengan kesempurnaan yang ada apa yang akan saya lakukan? Apakah saya harus menjadi sombong? Apakah saya harus menjadi congkak? Apakah saya harus menjadi orang yang lupa diri?

Tentu saja tidak. Kita diharuskan menjadi manusia yang agug, menjadi manusia yang menjunjung tinggi ahlak, budi pekerti dan menebar kebaikan di muka bumi.

Pun demikian, ketika ada orang lain yang berbuat salah atau kurang baik rasanya tidak pantas bagi kita untuk menghakiminya terlebih menyematkan embel-embel julukan “si anu” atau apalah itu. Coba bercermin, lalu Tanya pada diri kita sendiri. Siapalah aku? apa hak ku untuk menghakimi? Apakah aku lebih baik dari mereka?

Yang sepatutnya kita ingat adalah bahwa sesempurna apapun kita diciptakan, setiap manusia akan memiliki kesalahan sehingga kesempurnaan itu dapat menjadi tidak sempurna, karena kesalahan yang kita perbuat.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s