Setangkai Bunga Syurga

Alhamdulillah, Syukur tiada berakhir saya sampaikan kehadirat-Nya, sungguh luar biasa berkah dan kenikmatan hidup yang telah dicurah limpahkan kepada saya.

Pernahkah melihat pelangi yang indah di langit sesaat setelah hujan? Berwarna-warni. Merah. Jingga. Kuning. Hijau. Biru. Nila. Ungu. Mejikuhibiniu. Indah sekali bukan?

Begitu pula hidupku. Indah. Berwarna-warni. Kadang senang, tapi tak jarang juga menyedihkan. Keduanya berpeluk mesra dan tidak mungkin dipisahkan. Tuhan selalu menurunkan paket itu berpasangan, suka dan lara. Semuanya terangkum menakjubkan seperti pelangi.

Ini cerita tentang salah satu warna pelangi dalam hidupku.

Sore itu telepon dimeja kerja saya berdering, lama tidak saya angkat. Bukan sombong namun masih ada pekerjaan yang tidak bisa untuk saya tinggalkan karena perlu konsentrasi. Karena dering telepon yang berkali-kali mengganggu konsentrasi, saya pun angkat juga itu telepon.

Security bilang : “Sore kang deni, ada telepon dari …..”

Saya Tanya : “dari siapa pak?”

Security : “Namanya …. kang, dari ….”

Saya Jawab : “ Baik pak, terima kasih.” (dalam hati bertanya, siapa ya? Lubang wanggai itu dimana? Sambil mikir saya jawab saja teleponnya.

Saya : ”Selamat Sore dengan Deni HR bisa dibantu”

Suara penelpon : ”Maaf pak mengganggu, saya …..dari ….. mau tanya…bla…bla…bla….” (kesan pertama adalah suaranya sangat-sangat khas dengan logat yang agak aneh buat saya😀 ).

Semua dimulai dari penggalan cerita diatas.

 Pelangi dalam kehidupan

Saya sangat bersyukur dengan adanya telepon sore itu, saya menjadi mempunyai teman, sahabat, rekan kerja, saudara dan adik yang luar biasa. Kini rona dan pesonanya mewarnai hari saya. Menjadi pelangi, mejikuhibiniu. Sangat berwarna, penuh tawa, penuh kehangatan.

 Meski baru pertama berkenalan, dan jujur saja saya tidak tahu seperti apa orangnya. Saat pertama menerima teleponnya saya merasa sudah sangat mengenalnya. Tahu lagunya Padi – Maha Dewi, ada liriknya yang kurang lebih seperti ini : ”Aku merasa mengenal dia, tapi ada entah dimana, hanya hatiku mampu menjawabnya”

 Kurang lebih seperti itu, saya merasa sudah lama mengenalnya. Jauh-jauh hari sebelum berkenalan. Lebay ah kata orang. Tidak, ini nyata – real. Hal yang seperti ini bisa dialami dan dirasakan siapa pun, tidak kenal usia, atau hal lainya.

 Pelangi itu memberi warna yang indah dan elok. Terima kasih neng telah memberi warna pelangi untuk saya.

 Setangkai Bunga dari Syurga

Teman saya ada yang sangat apatis jika berbicara tentang keindahan syurga, dia bilang emang siapa yang pernah pergi ke syurga? Emang ada orang yang sudah masuk syurga mau keluar lagi untuk menceritakan keindahan syurga?

Tentu saja kita tidak perlu berdebat untuk menjawab dan memberi penjelasan kepada orang seperti ini, cukup saja bilang hal yang sederhana. Syurga tidak hanya ada diakhirat, syurga pun ada didunia. Ya, Syurga ada dunia. Banyak sekali kenikmatan syurgawi yang bisa rasakan dalam kehidupan dunia.

Contoh kecil adalah buah-buahan yang Allah sediakan di dunia untuk Mahluk-Nya, Madu juga merupakan salah satu kenikmatan syurga yang diturunkan oleh sang Maha Pencipta untuk umat-Nya. Atau bidadari-bidadari syurga yang telah Allah turunkan ke bumi sebagai pemberi kedamaian.

 Saya jadi teringat buku cerita favorit saya waktu SD, buku itu kalau tidak salah hingga kini masih saya simpan di rumah. Judulnya : Setangkai Bunga Syurga. Ceritanya sangat luar biasa.

 Berkenalan dengan sahabat, teman, saudara, rekan kerja dan adik saya ini saya merasakan kebahagiaan yang dirasakan Rosulam pemeran utama dalam cerita Setangkai Bunga Syurga saat menemukan sebongkah permata sebagai imbalan atas semua kebaikannya. Saya merasakan atmosfer yang sama.

 Kebahagiaan tiada dua, mengenalnya. Dia sangat baik, tulus dan cantik. Lelaki yang beruntunglah yang bisa mendapatkan cintanya dan memiliki hatinya. Kecantikan ragawinya sempurna tiada cela. Subhanallah.

 Namanya sangat indah, sangat bermakna : ”Cahaya yang menerangi kegelapan malam”, tentu saja bukan lampu sorot, bukan lampu halogen, tapi kiasan bahwa kehadirannya dan keberadaanya akan senantiasa memberikan keceriaan dan memberi bahagia orang-orang disekitarnya, sehingga kemuraman pun akan terurai dengan cahaya kebaikannya. Subhanallah.

 Saya tiada berhenti kembali mengucap syukur atas nikmat diperkenalkan dengan salah satu bidadari syurga yang Allah ciptakan di dunia. Diperkenalkan dan dipertemukan dengannya ibarat oase di padang sahara. Memberi kesegaran bagi jiwa.

 Terima kasih, Semoga kebahagiaan dan senyuman selalu menyertai harimu. Dijauhkan dari duka dan nestapa dan senantiasa dalam lindunganNya. Amiiin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s