Parfum

Lagi suntuk-suntuk duduk di kereta tujuan Jakarta dari Bandung, kereta berhenti di stasiun kereta api Padalarang Bandung. Tiba-tiba datang seorang perempuan cantik dan menanyakan kursi disebelah saya “Kosong ya kang?”. Saya Jawab “Iya Kosong teh”. Sudah pasti kosong karena pembelian tiket kereta sudah langsung ditentukan seat nya.

Yang membuat nyaman sepanjang perjalanan bukanlah cantiknya dan ramahnya meski sangat menunjang dan membuat nyaman, namun hal lain yang susah dilupakan adalah wangi parfum yang digunakan oleh perempuan tersebut. Wanginya luar biasa, lembut dan tidak menyengat serta menenangkan.

Kita semua tentu tahu banyak sekali jenis parfum yang beredar di alam raya ini. Ahli Aromatic yang tahu pasti racikan dan jenis baunya. Saking banyaknya wewangian tersebut hingga dalam pemberian nama akan wanginya pun cenderung sangat beragam dan yang mengagumkan adalah aroma wangi dari parfum saat ini sudah mulai dipantenkan sehingga menjadi hak milik pemegang hak cipta. Luar biasa. Nah, yang juga unik adalah harga parfum itu sangat beragam mulai dari harga emperan sampai harga jutaan.

Dalam ajaran agama islam, umat islam yang akan menjalankan shalat atau pergi ke mesjid disunnahkan untuk menggunakan parfum, tujuan apa? tentu saja untuk memberikan efek harum sehingga kita sebagai pemakai akan segar dan tenang, sedangkan bagi yang lain (orang yang mencium bau parfum) diharapkan akan mendapatkan efek yang sama, ketenangan dan kesegaran.

Jika diibaratkan dalam karakter dan sifat manusia parfum saya ibaratkan sebagai orang yang dapat memberi rasa aman dan rasa nyaman bagi siapapun. Kehadirannya dinanti dan ketiadaannya menjadikan orang merasa kehilangan. Dia selalu memberikan solusi atas permasalahan bukan biang masalah.

Dia selalu mengajak pada kebaikan bukan penyebar kebatilan, dia penyebar kedamaian bukan provokator. Tidak menyakiti orang lain, dan tidak memiliki hati yang dengki.

Ada juga orang memiliki efek parfum yaitu orang yang memiliki sifat teduh. Orang seperti ini akan memberikan sikap yang mengayomi, melindungi dan memberi rasa dilindungi bagi orang lain. Bibirkan senantiasa mengembangkan senyum.

Ah, alangkah indahnya apabila kita bisa menjadi pribadi seperti itu. Sayang kita tidak bisa sempurna, namun tidak akan pernah terlambat untuk berusaha menjadi manusia yang lebih baik dan merubah sikap diri yang negatif. Mari jadikan diri kita sebagai pribadi parfum yang selalu menyebarkan aroma kebaikan dan memberi rasa aman dan nyaman serta teduh bagi orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s