Bagi yang sudah menikah dan beragama islam, bagi para suami tentu sudah hafal dengan kalimat Ijab Qabul sebagai berikut : “Saya terima nikahnya…… binti….. dengan mas kawin….dibayar kontan.” Sangat singkat, padat dan jelas.

Lalu apa makna dari Ijab Qabul tersebut? Apakah sesederhana dan sesingkat ucapan atau kalimatnya? TIDAK. Ketika Ijab terucap dan Qabul disampaikan maka pada saat itu sang suami akan secara tidak langsung telah berucap :

“Maka aku tanggung dosanya….dari ibu dan ibunya, dosa apa saja yang telah dilakukannya, dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan shalat. Semua yang berhubungan dengannya aku tanggung, dan bukan lagi orang tuanya yang menanggung, serta akan aku tanggung semua dosa-dosa anakku kelak.”

“Jika aku Gagal, maka aku adalah suami yang fasik, imgkar dan aku rela masuk neraka, aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku” (HR. Muslim).

Bagi para istri dan calon istri,

Begitu besarnya pengorbanan suamimu terhadapmu, maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari tubuh suamimu, maka itu pun tidak akan pernah cukup untuk menebus semua pengorbanannya terhadapmu.

Subhanallah, Semoga bermanfaat. Hormati dan Hargai Suamimu selagi dia ada.

(Kiriman dari BBM Guru Ngaji)

Advertisements