Membahagiakan Orang Tua

Hampir seminggu ini saya sengaja tidak menyentuh blog saya tercinta ini. Alasannya sih saya kemarin sedang cuti dan Pulang Kampung ke Kampung halaman saya di Tasik. Senang rasanya bisa mudik, untuk menemui Orang tua, saudara dan teman serta orang-orang kampung. Betapa bahagianya hati saya. Tujuan saya pulang dan cuti kemarin hanya sederhana ingin memperlihatkan dan mempertemukan puteri saya dengan neneknya disana. Karena sejak dilahirkan belum sekalipun neneknya bertemu atau menggendongnya.

Meski harus melalui perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan, namun semua terbayar ketika melihat senyum dan tangis bahagia ibu saya saat bertemu cucu pertamanya. Alhamdulillah, Terima kasih ya Rabb telah memberi kami keselamatan dan kesempatan hingga bisa bersua dengan orang tua kami.

Terima kasih mah,nek atas do’anya kami yakin bahwa do’a mamah dan nenek salah satu pengantar kami sampai di Kampung tercinta. Maaf hingga kini anakmu belum bisa memberikan yang terbaik dan belum bisa memberikan kebahagiaan yang berlimpah.

Untuk saat ini saya hanya bisa memberi semampu saya, dan hanya mampu mendo’akan semoga Mamah, Nenek, Bapak, dan seluruh keluarga selalu mendapatkan kebahagiaan, kesehatan, kesejahteraan dan ketenangan bathin. Amin.

Pembaca sekalian,

Saya yakini bahwa orang tua tidak pernah meminta kita untuk membalas semua pengorbanannya, karena jelas tidak akan pernah terbalaskan. Untuk membahagiakan orang tua memang susah-susah gampang. Terkadang apa yang diinginkan orang tua tidak sesuai dengan keinginan kita. Sehingga mendatangkan perselisihan dan sedikit gesekan, dalam menghadapinya kita perlu berbesar hati dan memberikan penjelasan secara halus dan lemah lembut sehingga tidak menyakiti hatinya.

Yang perlu diingat adalah bahwa Ridho orang tua adalah Ridho Allah SWT, sehingga semuanya apapun yang kita kerjakan dan lakukan  harus berdasarkan ijin dan persetujuan orang tua kita. Buatlah mereka bahagia, dengan cara yang sederhana bahkan dengan cara yang luar biasa jika mampu.

Orang tua harus bisa menjadi prioritas, bagi orang sunda orang tua adalah keramat. Do’anya adalah power bagi kita.Ridhonya adalah ketenangan dan syurga bagi kita. Untuk yang orang tuanya masih ada (hidup) berilah mereka kebahagiaan, jangan memberikan derita baginya. Bagi yang orang tuanya sudah tiada kirimlah do’anya baginya dan berlakulah yang baik.

Saya sangat berharap untuk bisa membahagiakan orang tua saya, dan semoga saya bisa mewujudkan keinginan tersebut. Semoga, Semoga, semoga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s