Ada kalimat kita saat ini adalah hasil dari apa yang kita kerjakan dimasa lalu, kita esok hari adalah apa yang kita kerjakan saat ini. Kalo diuraikan mungkin begini, apa yang kita lakukan dimasa lalu adalah yang membentuk kita saat ini. Kebiasaan kita dimasa lalu yang membuat kita terbiasa saat ini, perbuatan di masa lalu kita yang membuat apa yang kita dapat saat ini.

https://www.google.com/search?q=masa+depan&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=-_VUUt3yFYSNrQfyuYHABg&ved=0CAcQ_AUoAQ&biw=1024&bih=446&dpr=1#facrc=_&imgdii=bw0NWIuXiTFh8M%3A%3BtWib1RROACk72M%3Bbw0NWIuXiTFh8M%3A&imgrc=bw0NWIuXiTFh8M%3A%3BOABQ7Ln6QVORRM%3Bhttp%253A%252F%252Fbioenergicenter.com%252Fwp-content%252Fuploads%252F2013%252F04%252Fcss5stepstitle1.jpg%3Bhttp%253A%252F%252Fbioenergicenter.com%252Fartikel%252Fciptakan-masa-depan%3B400%3B300
Masa Depan, Masa Kini, dan Masa Lalu

Pun demikian, apa yang kita lakukan dimasa kita, tentu akan sangat menentukan jadi apa kita dimasa depan. Apakah akan menjadi orang yang berhasil atau orang yang gagal. Menjadi pemenang atau pecundang semua pilihan ada pada diri kita, kita tinggal memaksimalkan usaha dan terus memanjatkan do’a untuk keberhasilan kita (jika ingin berhasil).

Masa depan adalah masa terpenting bagi kita, karena masa depan adalah waktu yang akan kita jalani, waktu yang akan kita lakoni, waktu yang insya allah akan kita dekap dan bergulat dengannya. Untuk itu sangat penting rasanya untuk merencanakannya, merancangnya serta merealisasikannya.

JIka dimasa lalu hidup kita berantakan, hidup kita tidak teratur, hidup kita penuh dengan penderitaan, kesakitan dan liku-liku kepahitan. Rasanya mulai saat ini saatnya untuk kita mulai merapihkan masa depan kita. Lah? bagaimana kita bisa merapihkan masa depan, kan kita sedang hidup dimasa kini?

Gampang, Insya Allah sangat gampang. Tinggal kita berbuat yang baik, berpikir positif, menjaga sikap, berikhtiar dan memaksimalkannya serta bertawakal. Bekerja yang gigih, dengan cerdas dan ikhlas.

Menambah wawasan keilmuan, tentang apa saja, karena kata orang tua “elmu mah moal beurat mamawana” (Ilmu tidak akan berat membawanya). Karena ilmu bukanlah beban melainkan nilai tambah bagi si pemiliknya, terlebih jika mau membaginya, menyebarluaskannya.

Adalah benar tidak ada satu orang pun yang tahu apa yang akan terjadi dengan masa depan kita, karena itu adalah rahasia-Nya. Malaikat sekalipun tidak ada yang tahu, Namun jika kita telah merancangnya, berusaha menjadikannya nyata dengan usaha yang maksimal dan ikhlas melakukannya. Insya Allah, masa depan yang baik itu menjadi milik kita. Aamiin.  Semoga.

Advertisements