Pengaturan Rezeki itu Unik

Alhamdulillah siang ini banyak sekali rezeki yang datang ke meja kerja saya, pagi-pagi ada camilan khas Makasar plus cokelat oleh-oleh dari Malaysia. Nah, siangan ada lagi satu kresek otak-otak. Alhamdulillah nikmatnya Nikmat-Mu ya Rabb, terima kasih, terima kasih, terima kasih.

Nah, selesai makan siang datang lagi rejeki makanan dan Baju Batik, Alhamdulillah. Tiada hentinya saya panjatkan puji syukur ke hadirat-Mu ya Rabb. betapa sempurnanya nikmat-Mu. Allah Swt berfirman dalam Al-Qur’an Surah Ar-Rahman yang dilafalkan berkali-kali yang artinya kurang lebih : “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS; Arrahman : 13).

Tidak ada satu pun manusia yang mampu mendustakan nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT jika mereka mau berpikir dan merenungkan betapa luar bisanya nikmat hidup didunia ini. Coba jawab sendiri nikmat mana yang akan kita dustakan? yang akan kita sangkal? pasti jawabannya TIDAK ADA.

Saya seringkali merasa takjub dengan keajaiban rejeki yang diturunkan dan dibagikan oleh Allah SWT kepada mahluk-Nya. Luar biasa, rejeki itu sangat ajaib, sangat menakjubkan. Bukan cerita orang tapi apa yang saya alami, apa yang saya rasakan dalam hari-hari saya.

Limpahan rahmat dan rejeki sangat-sangatlah berlimpah bahkan melebihi yang saya butuhkan, dan jujur ini membuat saya sering terkaget-kaget. Betapa luar biasa Anugerah-Mu ya Rabb. Tentu saja limpahan rahmat dan rejeki kesetiap mahluk dibeda-bedakan berdasarkan kebutuhan dan penilaianNya atas kemampuan dalam memanage rejeki dan anugerah tersebut.

Ada yang diberi kelapangan rejeki dengan dibuka lebar-lebar sehingga hidupnya berlimpah harta kekayaan, semua kemewahan dunia bisa didapatnya dengan mudah sekali. Adapula yang diberi rejeki dengan takaran sangat terbatas, sehingga untuk memenuhi kebutuhan dasar saja seperti makan sangatlah sulit. Disamping yang berlimpah dan berkekurangan Allah SWT juga memberikan hidup yang biasa-biasa saja kepada mahlukNya, mereka tidak berkelapangan tidak pula berkesusahan dalam mencari rejeki.

Semua tentu ada maksud dan tujuannya. Mungkin bagi mereka yang diberi kelapangan rejeki, diharuskan untuk selalu melihat orang yang kesusahan supaya senantiasa bersyukur, sementar kepada mereka yang berkesusahan Allah SWT berharap agar mereka terus berusaha dan jangan menyerah, karena ternyata rejeki Allah SWT itu sangat banyak. Sedangkan untuk yang berada ditengah-tengah ya, agar terus bersyukur dan berusaha. Tidak takabur, dan tidak sombong.

Menurut saya Cara Allah swt membagi-bagikan rejeki-Nya sangatlah unik dan luar biasa untuk dipelajari dan ditafakuri. Dari semua yang sudah kita terima dan telah serta akan kita rasakan satu yang paling penting adalah selalu bersyukur dan bersyukur serta jangan lupa untuk membagi rejeki kita dengan mereka yang membutuhkan.

Semoga kita tidak menjadi orang yang lupa akan syukur, namun semoga kita selalu menjadi hamba yang senantiasa memanjatkan syukur sehingga tidak menjadi orang kufur nikmat. Semoga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s