Titik Balik

Ada kalimat yang sering saya dengar (dalam basa sunda) : “Meungpeung ngora keneh, urang diedankeun. Ke geus kolot rek babalik pikir mah” Artinya kurang lebih seperti ini : Mumpung masih muda, kita lakukan habis-habisan sepuas-puasnya. Nanti kalau udah tua baru tobat.

Jika kita perhatikan kalimat diatas ada benarnya namun lebih banyak ngaconya. Hehehe…coba resapi, coba hayati.

Banyak orang yang masih muda habis-habisan menghabiskan masa mudanya dengan berfoya-foya, mabok-mabokan, judi, main perempuan, dan perbuatan tercela lainnya. Apakah ada jaminan ketika masa tua mereka menjadi orang baik atau mau bertobat? Belum tentu. Bisa saja jika hidayah tidak juga menghampirinya dia terus tersesat dan makin tersesat.

Atau kita juga banyak menyaksikan anak muda yang sedang diedankeun tiba-tiba mati tanpa sempat bertaubat. Banyak dari mereka yang mati ketika mereka berbuat dosa, ketika mereka sedang bergumul dengan kemaksiatan.

Namun ada pula anak muda yang sedang diedankeun menemukan titik balik dalam hidupnya. Ketika dia sedang asyik-asyiknya berpesta ria, berfoya-foya dan bergaul dengan kemaksiatan tiba-tiba hidayah dari-Nya menghampiri dan dia pun bertaubat dengan sungguh-sungguh dimasa mudanya.

Saya meyakini setiap orang memiliki titik baliknya masing-masing. Dalam setiap sisi kehidupannya, ada yang dari sisi ekonomi, religi, sosial maupun titik balik dalam menjalin hubungan.

Titik balik merupakan saat dimana orang atau seseorang yang selama ini menjalani hidup keluar dari jalur dan akhirnya menemukan kembali jalan yang harusnya menjadi jalur yang ia jalani. Jika seseorang sudah menemukan titik balik dalam hidupnya, biasanya mereka akan sangat berbalik 180 derajat dari kehidupan yang sebelumnya mereka jalani.

Subhanallah, saya sangat berharap akan makin banyak orang yang mendapatkan dan segera menemukan titik balik dalam hidupnya. Karena saya yakin saat ini sudah banyak sekali orang yang melenceng dan keluar dari jalur kehidupan yang benar dan lurus sehingga mereka tersesat.

Buktinya sangat nyata, banyaknya tindak kriminalitas, banyaknya kegiatan premanisme, banyaknya koruptor yang semakin tidak tahu malu dan makin banyaknya orang yang tidak tahu malu dengan mengumbar air dan auratnya.

Semoga Hidayah segera menghampiri mereka yang senantiasa berjibaku dengan dosa. Semoga, semoga dan semoga.

Salam Jum’at Barakah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s