Api dan Asap

Ada Pepatah yang mengatakan “Tidak akan ada asap tanpa api”.  Atau jika kita artikan secara bebas kurang lebih begini, Tidak akan ada akibat tanpa sebab, tidak ada reaksi tanpa aksi. Semua yang terjadi dalam kehidupan pasti karena sesuatu yang terjadi atau dilakukan sebelumnya.

Beberapa hari ini ditempat saya bekerja sedang banyak sekali permasalahan SDM, dan kebetulan saya bekerja pada bagian ini sehingga saya sangat lekat dan setiap hari bersentuhan dengan masalah SDM. Sangat unik dan menarik.

Saya yakin diantara kita yang sudah bekerja sangat paham dengan yang namanya terminasi, pengurangan karyawan atau evaluasi kinerja. Semuanya menjadi momok menakutkan bagi mereka yang memiliki kinerja yang kurang bagus/ buruk.

Dalam beberapa bulan terakhir team pemasaran sedang gencar-gencarnya melakukan evaluasi terhadap kinerja karyawan dibagian ini, dan hasilnya beberapa orang yang memiliki kinerja kurang baik masuk dalam list yang tereliminasi dan harus mengundurkan diri sesuai dengan kesepakatan pencapaian target.

Ketika saya dan team memanggil mereka yang tereliminasi ada sesuatu yang menarik dari mimik dan reaksi mereka. Ada yang datar-datar saja, ada yang terkejut, ada yang menangis ada pula yang meminta pertimbangan atas keputusan manajemen tersebut.

Mereka yang datar-datar saja menurut saya adalah mereka yang memang sudah merasa performancenya tidak bagus dan memang dia sudah siap dengan konsekwensi atas kinerjanya yang buruk tersebut.

Mereka yang terkejut adalah mereka yang “merasa” kinerjanya bagus dan merasa memiliki attitude yang baik padahal menurut manajemen dan berdasrkan angka mereka pencapaiannya masih kurang,

Mereka yang meminta pertimbangan biasanya mereka yang  bingung jika mereka berhenti bekerja dari tempat yang sekarang mereka harus kerja dimana. Mereka tidak pernah mempersiapkan jika kemungkinan buruk terjadi dan merek tidak punya kemauan untuk memperbaiki kinerja.

Introspeksi diri

Dari contoh diatas dan dalam kehidupan ini banyak orang yang kurang introspeksi diri, banyak orang yang tidak mau meluangkan waktu untuk merenung atas apa yang telah dilakukan, apa yang telah kita lewati. Sehingga akan ada perbaikan atas tingkah atau perbuatan yang negatif dan jika perbuatan sebelumnya sudah baik akan bisa kita pertahankan bahkan ditingkatkan.

Dalam hidup segala sesuatu terjadi tidak ada yang terjadi dengan begitu saja. Semuanya terjadi karena ragkaian perbuatan yang sebelumnya, kita saat ini adalah hasil dari apa yang kita lakukan dimasa lampau, Kesuksesan kita saat ini adalah hasil dari kerja keras dan usaha kita dimasa lalu. Pun demikian, kegagalan kita saat ini adalah hasil dari perbuatan kita dihari yang lalu.

Jadi jika kita ingin sukses dimasa depan dimasa yang akan datang bekerjalah dengan baik, lakukan semuanya dengan maksimal dan sepenuh hati. Jangan bekerja dengan setengah hati. Lakukan setiap pekerjaan dengan cinta.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s