Hmmmm…Jum’at lagi. Alhamdulillah sudah mau weekend lagi, tidak terasa betapa cepatnya waktu bergulir. Semoga Umur yang diberikan dan diamanahkan pada kita semua menjadi umur yang barokah dan membawa banyak manfaat. Amiin.

Saya teringat beberapa waktu yang lalu saat tidak sengaja saya baca status atau tweet temen saya di jejaring sosial, kata-katanya kurang lebih seperti ini “Tuhan, jadikanlah ia jodohku”. Hmmm…saya pun mencoba menelisik do’a atau ungkapan tersebut.

Begini, saat kita sedang jatuh cinta semua tentangnya atau orang yang kita sayangi dan kita akan terlihat indah dan elok. Dalam hati menggebu-gebu sehingga yang saya perhatikan kenapa muncul ungkapan tersebut.

Saya sih lebih srek kalo do’anya seperti ini :”Tuhan, jika dia memang yang terbaik untukku, untuk kehidupanku, untuk agamaku dan untuk masa depanku, tunjukanlah jalannya dan satukanlah kami dalam ikatan suci pernikahan”.

Saya yakin do’a tersebut lebih bijak, dan lebih mendetail dibandingkan do’a yang sebelumnya.

Bukan mengajari atau menyalahkan do’a orang lain, namun rasanya jauh lebih bijak jika ditambahi dengan disesuaikan dengan kehendak Tuhan bukan kehendak kita sehingga tidak terkesan maksa.

Salam.

 

 

 

Advertisements