Galau, menjadi kata yang cukup populer di tahun 2012-2013 ini. Bahkan penulis lagu pun banyak yang menciptakan lagi dengan Judul galau. Sungguh Galau atau gelisah atau “rarungsing” telah menggiring manusia untuk menangis, gak bisa makan, ga bisa tidur, pokoknya serba salah. Bahkan ada yang sampai mengakhiri hidup. Miris bukan?

Kemarin sore saya tergelitik melihat status saudara saya di BBM, banyak kata-kata yang tidak biasa dia tuliskan, saya tanya kenapa jawabannya sedang galau. Hmmm…kasian sih, tapi dia bilang karena saya ga tahu masalahnya jadi gak bakal ngerti, Hahahaha,,,fine… Mudahan cepet sembuh galaunya.

Begini, saya juga pernah mengalami masa remaja, pernah juga merasakan bagaimana rasanya galau, bagaimana rasanya disiksa oleh kegelisahan dan ketakutan yang luar biasa.

Kemudian dibanyak kesempatan ketika saya mendapat permasalahan yang berat yang membuat galau dan “murukusunu” saya pun sering merenung. Terlebih ketika diwaktu menjelang subuh, saya flashback semua. Satu hal rekan-rekan yang membuat saya kuat, membuat saya tegar dan membuat galau menghilang tanpa luka semua sudah disediakan penawarnya. Yaitu Mengingat Allah SWT (Dzikrullah).

Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat Ar-Raad Ayat 28 yang artinya kurang lebih : “Yaitu orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah hati akan menjadi tenteram.”

Mengingat Allah SWT bukan hanya mengingat sekedar ingat saja namun dengan berdzikir, bertahmid, bertahlil dan tentu saja Shalat dan jangan lupa untuk melaksanakan semua perintah_Nya dan menjauhi semua Larangan-Nya.

Percayalah, hati yang galau berasal dari kita. Dari ketidakmampuan hati kita untuk memasrahkan dan berserah diri pada-Nya. Rumusnya sederhana, segala yang terjadi pada diri kita adalah sebab kita sendiri.

Salam…

 

 

Advertisements