Menjadi Biang Kerok

Siang ini dimeja kerja saya sengaja saya memutar lagu Kacapi Suling yang saya langsung mainkan dari Web penyedia video Youtube.  Betapa menenangkan, betapa menyenangkan, jiwa ini seakan larut dalam petikan kacapi. Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, betapa indahnya dunia ini.

Saya pun menerawang kebeberapa tahun yang lalu. Waktu dimana saya masih kecil saat diasuh oleh nenek di Kampung saya. Betapa banyak hal yang telah diajarkan oleh perempuan yang kini sudah menjadi renta dan mengisi hari-harinya dengan beribadah. Semoga Allah memberikan kesehatan dan kebahagiaan.

Ada beberapa ajaran yang hingga kini masih saya pegang teguh dalam menjalani kehidupan sehari-hari baik dalam bekerja maupun dalam bermasyarakat diantaranya :

  1. Ulah nyiwit, lamun embung diciwit. Yang artinya kurang lebih, Jangan nyubit kalo g mau dicubit. Jika diartikan secara gambalang sebagai berikut : Jangan pernah menyakiti orang lain kalau kita tidak mau disakiti. Sebab begini, apapun yang kita alami, tentu saja hasil dari perbuatan kita. Apapun itu, akan selalu ada akibat jika sudah ada sebab.
  2. Ulah medal sila lamun ka betrik ati. Artinya jangan meninggalkan majelis atau suatu perkumpulan jika tersinggung atau kena sindir, jadilah orang yang berani menghadapi apapun! Jangan jadi provokator jangan jadi biang kerok, selalulah berdamai dengan hati. Dahulukan pemikiran positif jangan mudah terpancing emosi.
  3. Mun Percaya ulah cangcaya, mun dipercaya oleh codeka. artinya kurang lebih, kalau percaya atau yakin dengan suatu pilihan jangan pernah ragu. Dan jika kita dipercaya jangan pernah mengingkari atau menyelewengkan kepercayaan tersebut.

Betapa luar biasanya pesan-pesan dan ajran-ajaran dari nenek tersebut. Dan tentu sangat mengena untuk diaplikasikan dalam hidup kita. Terlebih dimasa sekarang makin banyak orang yang lupa diri, gelap mata dan gila hormat, gila jabatan, gila harta. Semoga akan membawa manfaat dan memberi sedikit pencerahan.

Ditulisan saya selanjutnya saya Insya Allah akan membahas pesan-pesan kebaikan lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s