Mencermati Kontrak Kerja

Lulus kuliah/ sekolah, langsung dapet kerja?! Wah, tentunya menjadi hal yang paling menyenangkan. Tapi, banyak hal yang perlu diketahui saat kita mulai bekerja.

Salah satunya adalah kontrak kerja. Kontrak kerja merupakan surat yang akan memperjelas keberadaan kita di perusahaan tersebut ketika sudah resmi diterima sebagai pegawai. Dengan begitu, kita nggak perlu takut atau bingung ketika ingin menuntut hak atau mempertanggungjawabkan kewajiban kita.

Kontrak kerja ini sangatlah penting. Jadi, sebelum menandatanganinya, kita harus membaca kontrak tersebut dengan teliti dari kalimat per kalimatnya. Soalnya, begitu sudah menggoreskan tanda tangan di atasnya, kesempatan buat mengoreksi surat tersebut sudah hilang.

Lantas, apa saja yang terdapat di dalam surat kontrak? Ini dia nih, yang perlu diketahui!

  • Posisi dan Job Description. Poin ini berisi jabatan/ posisi beserta paparan tugas yang akan dijalani/ kewajiban. Dengan begitu, kita tidak akan overlap dalam menjalankan pekerjaan.
  • Gaji dan Uang lain-lain. Poin ini berisi tentang pendapatan (hak) yang sudah disepakati di awal negosiasi gaji. Pastikan bilangan gaji yang diterima tertulis jelas. Hal ini berguna untuk menghindari konflik di kemudian hari. Selain itu, pastikan rincian gaji juga tertulis rinci. Mulai dari gaji pokok, tambahan ongkos transpor, uang makan, tunjangan kesehatan, kenaikan gaji, sampai bonus-bonus lainnya.
  • Jam dan Jadwal Kerja. Idealnya, jam kantor yang resmi tercantum secara jelas dan lengkap di dalam sebuah kontrak kerja. Pada poin ini, biasanya terdapat pula aturan tambahan lembur diluar jam kerja dan ketentuan libur cuti bersama.
  • Tata Tertib Perusahaan. Poin ini memang tidak kalah penting dengan poin lainnya. Di sini, kita bisa mengetahui segala peraturan yang berlaku di kantor. Mulai dari toleransi keterlambatan masuk kerja, peraturan mengajukan cuti, izin, sakit, berapa lama waktu untuk mengajukan resign, dll. FYI, dibeberapa perusahaan, tata tertib dan disiplin ini menyangkut informational proprietary yang harus dijaga kerahasiaannya.
  • Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Nah, poin ini, membahas kondisi yang menyebabkan seseorang dipecat atau dikeluarkan jika terjadi pelanggaran. Biasanya, kalau terjadi PHK, perusahaan wajib memberikan pesangon. Namun, pada kondisi apa pesangon itu dapat diberikan kepada karyawan yang di-PHK? Untuk itu, cermati benar poin ini.

Mencermati kontrak kerja adalah salah satu cara untuk mempersiapkan diri kita saat diterima kerja di sebuah perusahaan. Semoga bermanfaat🙂 .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s