Program Jaminan Hari Tua Jamsostek

Logo Jamsostek
Logo Jamsostek

Dalam UU No. 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Bagi Tenaga ada 4 jenis penjaminan yang wajib di seperti yang diatur dalam Pasal 6 Ayat (1) Ruang lingkup program jaminan sosial tenaga kerja dalam Undang-Undang ini meliputi :

a. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
b. Jaminan Kematian
c. Jaminan Hari Tua
d. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan
Dalam pembahasan ini akan lebih fokus ke Jaminan Hari Tua atau sering di singkat JHT. Program bersifat dasar yang memberikan perlindungan bagi setiap karyawan yang bekerja di suatu perusahaan yang bertujuan memberikan perlindungan dasar bagi tenaga kerja atas resiko-resiko kerja yang mungkin terjadi di tempat kerja.
Program Jaminan Hari Tua adalah jaminan yang ditujukan sebagai jaminan pengganti terputusnya penghasilan tenaga kerja karena kemungkinan meninggal, cacat, atau hari tua dan diselenggarakan dengan sistem tabungan hari tua. Program Jaminan Hari Tua memberikan kepastian penerimaan penghasilan yang dibayarkan pada saat tenaga kerja mencapai usia 55 tahun atau telah memenuhi persyaratan tertentu.
Untuk besaran Iuran Jaminan Hari Tua (JHT) sebagaimana di atur dalam PP No. 14 Tahun 1993 pasal 9 ayat (1) butir b. Jamian Hari Tua 5,70% dari upah sebulan. Perdedatan yang sering terjadi antara pengusaha dengan pihak jamsostek adalah definisi upah. Dari pihak perusahaan selalu menganggap bahwa upah yang di maksud adalah gaji pokok atau atau pendapatan tetap (Gaji Pokok ditambah tunjangan tetap). Iuran Program Jaminan Hari Tua dengan total 5,70% terdiri dari  :
– Ditanggung Perusahaan = 3,70%
– Ditanggung Tenaga Kerja = 2%
Kemanfaatan Jaminan Hari Tua adalah sebesar akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya.
Jaminan Hari Tua akan dikembalikan/dibayarkan sebesar iuran yang terkumpul ditambah dengan hasil pengembangannya, apabila tenaga kerja:
  • Mencapai umur 55 tahun atau meninggal dunia, atau cacat total tetap
  • Mengalami PHK setelah menjadi peserta sekurang-kurangnya 5 tahun dengan masa tunggu 1 bulan
  • Pergi keluar negeri tidak kembali lagi, atau menjadi PNS/POLRI/ABRI
Tata Cara Pengajuan Jaminan
  1. Setiap permintaan JHT, tenaga kerja harus mengisi dan menyampaikan formulir 5 Jamsostek kepada kantor Jamsostek setempat dengan melampirkan:
  • Kartu peserta Jamsostek (KPJ) asli
  • Kartu Identitas diri KTP/SIM (fotokopi)
  • Surat keterangan pemberhentian bekerja dari perusahaan atau Penetapan Pengadilan Hubungan Industrial
  • Surat pernyataan belum bekerja di atas materai secukupnya
  • Kartu Keluarga (KK)
  1.  Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang mengalami cacat total dilampiri dengan Surat Keterangan Dokter
  2. Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang meninggalkan wilayah
Republik Indonesia dilampiri dengan:
  • Pernyataan tidak bekerja lagi di Indonesia
  • Photocopy Paspor
  • Photocopy VISA
  1. Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang meninggal dunia sebelum usia 55 thn dilampiri:
  • Surat keterangan kematian dari Rumah Sakit/Kepolisian/Kelurahan
  • Photocopy Kartu keluarga
  1. Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang berhenti bekerja dari perusahaan sebelum usia 55 thn telah memenuhi masa kepesertaan 5 tahun telah melewati masa tunggu 1 (satu) bulan terhitung sejak tenaga kerja yang bersangkutan berhenti bekerja, dilampiri dengan:
  • Photocopy surat keterangan berhenti bekerja dari perusahaan
  • Surat pernyataan belum bekerja lagi
  • Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang menjadi Pegawai Negeri Sipil/POLRI/ABRI
Selambat-lambatnya 30 hari setelah pengajuan tersebut PT Jamsostek (Persero) melakukan pembayaran JHT
Reff : 
  • UU No. 3 Tahun 1992
  • PP No. 14 Tahun 1993
  • Pedoman Jamsostek
  • dll

Buka Web Jamsostek, Klik disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s