Pemalas yang Membuat Teknologi Berkembang

 

Apakah kamu termasuk orang yang malas? kalo jawabannya iya, berarti kita adalah makhluk yang satu spesies! Sifat malas sering banget identik dengan sumber kegagalan, kebobrokan, kehancuran, dan seabrek embel-embel istilah buruk yang lainnya. Padahal sebenarnya rasa malas itu yang membuat peradaban manusia jadi semakin maju.

Asli? nggak salah denger tuh? justru rasa malas yang bikin peradaban manusia jadi semakin maju & berkembang dari masa ke masa? kenapa.??? gak percaya sama omongan saya?? oke deh… simak lagi tulisan ini!

Apa yang saya katakan di atas adalah benar. kemalasan manusia lah justru yang membuat kita jadi semakin beradab. Sekarang apakah yang tergambar di otak kita adalah malas yang kerjaannya ngelamun, tidur-tiduran, nonton acara TV yang gak manfaat, menunda-nunda kerjaan. Hmm… gimana ya… bisa dibilang ada hubungannya dengan itu semua, tapi bisa juga nggak!

Maksud saya gini loh… Pernahkah kita sadar bahwa perkembangan teknologi yang sekarang ini sudah begitu pesatnya justru didorong berkat sifat malas manusia? sadar atau pun tidak, adanya teknologi yang sudah sedemikian rupa membantu kita dalam kehidupan sehari-hari semakin membuat kerja semakin ringan. Kebayang dong… Dulu kalo ibu kita mau bikin sambel atau mau melembutkan bumbu kudu diulek di ulekan, berkat kemajuan teknologi sekarang cukup menggunakan blender. Masukan bumbu kedalam blender, colokan ke listrik, tekan tombol “On” tunggu beberapa saat bumbu pun jadi.

Masih belum nyadar juga? coba pikirkan…

Bukankah Alexander Graham Bell sebenarnya dia malas kalo hanya untuk menyampaikan suatu pesan dia harus ngirim surat yang nyampenya bisa berhari-hari? maka dari itu dia membuat telepon pertama.

Bukankah Henry Ford sebenernya malas mengayuh sepedanya kalo mau pergi ke suatu tempat? maka dari itu dia membuat mobil pertama di dunia yang siap mengantarnya kemana saja tanpa perlu merasa pegal kaki.

Bukankah Robert Kiyosaki sebenernya malas pergi dan belajar di sekolah? maka dari itu dia banyak membuat buku yang isinya kalo sekolah nggak selalu menjamin kesuksesan seseorang, dan dia buktikan itu dengan kesuksesan dirinya sendiri.

Bukankah Otis sebenernya merasa malas ketika dia harus menaiki anak tangga setiap mau ke lantai tertinggi suatu gedung? maka dari itu dia membuat lift yang bisa membuatnya tetap santai dan bisa tiba di lantai tertinggi sekalipun.

Bukankah Wright bersaudara merasa malas harus menghabiskan waktu berhari-hari kalo mau pergi ke tempat yang jauh? maka dari itu dia membuat pesawat terbang yang bisa mengantarnya ke tempat jauh dalam sekejap.

Bukankah Donald Trump merasa malas jika dia mau membeli sesuatu dia harus kerja keras untuk mendapatkan uang? maka dari itu dia membuat kerajaan bisnis dimana uang bekerja untuknya.

Luar biasa bukan? Banyak sekali orang-orang sukses di dunia ini dimana mereka sebenarnya adalah orang yang malas! Tanpa kita sadari juga. Teknologi yang sekarang berkembang semakin membuat manusia menjadi pemalas. Memang kalo bahasa inteleknya sih “teknologi membuat semua jadi mudah”.Padahal yang sesungguhnya adalah “teknologi semakin mendorong kita ke puncak kemalasan”

Referensi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s