Cinta Itu

Cinta, cinta dan cinta. Kata Cinta selalu menjadi topik menarik dan tidak pernah habis dipuja dari dulu hingga sekarang bahkan mungkin sampai akhir zaman. Jutaan bahkan milyaran kata sanjungan, kata romantis tentang cinta sudah diciptakan dan diungkapakan para pecinta. Cinta dalam perjalanannya tidak selalu indah, ada duka, ada nestapa, ada sakit, ada air mata dan ada perjuangan didalamnya.

Cinta ternyata bukan hanya antara 2 orang manusia yang menjalin kasih. Tapi ternyata dibelakangnya banyak faktor pendukung cinta tersebut agar bisa berakhir indah dan membahagiakan. Saya yakin ada banyak orang menganalisa hal ini, namun sedikit saya hendak berbagi tentang unsur-unsur pembentuk cinta agar berakhir indah.

1. Agama/ Keyakinan
Cinta ternyata juga melibatkan agama dan kepercayaan, tidak percaya coba saja anda berpacaran lalu berencanalah untuk menikah, disini kita akan menemukan batu sandungan bahkan benteng yang sangat tinggi dan akan sangat sulit untuk dilewatinya. Selain karena konstitusi tidak mengakui pernikahan agama juga karena di Indonesia hal ini masih tabu.

2. Orang Tua
Cinta juga ternyata melibatkan orang tua, ya orang tua. terkadang kita akan berselisih paham dengan orang tua kita terkait dengan pilihan kita. Kadang yang kita mau berbeda dengan kriteria orang tua. Kita rasanya akan sangat sulit berbahagia tanpa restu dari orang tua terkait cinta yang akan dibina. Kita tentu tak ingin bahagian diatas tangis orang tua kita.

3. Kelurga Besar
Satu lagi, keluarga besar. Keluarga besar juga terkadang menjadi batu ganjalan. Kadang mereka kurang setuju dengan pilihan kita, kadang mereka meresa kurang sreg atau merasa tidak cocok. Memang tidak sevital yang kedua diatas tadi tapi tetap saja, karena kita hidup bersama mereka meski tidak setiap hari. Tapi pasti kita akan sering berinteraksi dengan mereka.

So, ternyata cinta itu komplek. Bukan cuma rasa, bukan cuma antara aku dan kamu tapi juga antara aku, kamu, Tuhan, Orang tua dan Keluarga. Semoga kebahagiaan cinta dapat kita miliki dengan selaras tanpa ada konflik dan air mata duka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s