Ketika suatu saat sedang mengalami bad mood, hasil yang buruk dalam bekerja, kebosanan atau apapun yang menyebabkan tersendatnya pekerjaan, gambarlah sebuah segitiga sama kaki dengan posisi ujung runcing si atas. Kemudian gambarlah satu segitiga sama kaki lainnya dengan posisi terbalik dengan segitiga yang pertama, di dalam segitiga yang pertama.

Maka terbentuklah empat segitiga sama kaki yang saling bersentuhan. Beri nomor, 1 untuk segitiga yang paling atas, 2 untuk yang di sebelah kanan, 3 untuk yang sebelah kiri dan 4 untuk segitiga yang di tengah.

Kita beri nama yang nomor 1, niat baik.
Beri nana yang nomor 2 kerja keras.
Beri nama yang nomor 3 ilmu.
Beri nama yang nomor 4 iklas.Kita bayangkan ke waktu ke belakang. Apakah dalam melakukan pekerjaan, kita sudah :

  1. Melakukan dengan niat yang benar. Untuk anak istri kita, kehidupan yang baik, gaji yang cukup. Jangan lupa harus melalui jalan yang disetujui oleh agama dan keyakinan kita. Apakah sudah melalui jalan yang disetujui atasan kita? Prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan?
  2. Seberapa keras kita melakukan pekerjaan kita? Apakah kita melakukan sambil lalu? Atau ternyata cuma “longa-longo koyo kebo?” Apakah waktu yang kita curahkan untuk melakukan pekerjaan itu sudah optimal?
  3. Apakah cara yang kita tempuh dalam melakukan pekerjaan sudah benar? Kita baca lagi buku kebijakan, buku panduan. Mungkin ada yang salah. Mungkin tidak up to date. Ngobrol dengan orang yang lebih berpengalaman dalam bidang yang kita kerjakan, bisa nambah ilmu.
  4. Yang paling sulit, apakah kita siap dengan hasilnya? Kata para motivator, titik akhir dari setiap pekerjaan adalah hasil. Masalahnya lagi, ada hasil yang positif  (kesuksesan) dan adal hasil yang negatif (Kegagalan ). Kalau iklas dalam menerima kesuksesan, kita akan menjadi lebih giat dan lebih baik lagi dalam bekerja. Kalau ikhlas dalam menerima kegagalan, harus dua kali lebih giat dan lebih baik lagi dalam bekerja. Kalau belum sukses juga, terima apa adanya dan mengakui bahwa kita gagal, dalam hati, sudah cukup.

Kalau ke empat hal sudah kita tengok, carilah cermin. Letakkan sehingga dapat melihat muka kita. Tersenyumlah. Sedih akan berkurang, semangat akan timbul. Amin.

 

Advertisements