Berkurangnya Sebuah Nikmat

 

"Perbincangan Saat Nonton"

SEORANG istri yang sedang nonton sinetron sambil ngemil coklat ditegur oleh suaminya yang duduk sambil memangku kepala sang istri.

Suami: Sayang, sebaiknya kamu bisa mengurangi ngemilmu dan mulai berolahraga. Abang lihat berat badanmu terus naik akhir-akhir ini….

Istri: Emang kalo Adek tambah gendut Abang mau nyari istri muda ya? Atau mau ngecengin si Linda, janda itu?

Suami: Bukan begitu, sayang. Bukankah sumpah Abang untuk sehidup semati dan menerima kamu apa adanya? Adek masih ingat kan?

Istri: Ah gombal! (masem-masem). Terus kenapa Abang ingin Adek mengurangi ngemil?

Suami: Begini, makan itu kan nikmat dari Tuhan. Dan kata orang beragama, kalau kita berlebihan menikmati nikmat yang satu, maka kita tidak akan bisa menikmati nikmat yang lain. Contohnya Adek sekarang kan sudah nggak bisa mandi di laut lagi kayak dulu….

Istri: Lha, kenapa pula? Kan baju renang yang Abang beli kemaren kan ukurannya super jumbo….

Suami: Bukan begitu, sayang. Abang takut kalau Adek mandi di laut dan kebetulan ada patroli para pencinta lingkungan, bisa-bisa Adek diderek ke tengah laut. 🙂🙂

4 thoughts on “Berkurangnya Sebuah Nikmat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s