Manfaat Aturan

Sonia benar-benar kewalahan. Baru sebulan bekerja sebagai sekretaris junior, tapi rasanya sudah berat sekali. Padahal ketika baru diterima bekerja di sana, dia merasa sangat bahagia. Dia benar-benar bersyukur.

Apalagi dia baru lulus kuliah dan belum pernah bekerja. Tapi kini, semangatnya sudah menurun. Sebenarnya tidak terlalu berat sih, tapi bagi Sonia, benar-benar terasa bagaikan beban berat. Masalahnya sih memang sederhana. Hanya soal-soal kecil yang biasa ditemui sehari-hari di kantor.

Misalnya aturan perusahaan bahwa karyawan harus memakai sepatu di kantor. Atau aturan untuk selalu menyebut diri sendiri dengan kata ‘saya’, bukan ‘aku’. Bagi Sonia hal-hal semacam ini terasa sangat memberatkan. Sonia terheran-heran melihat karyawan lain tidak mengalami masalah seperti dirinya.

Sekitar jam sepuluh tiga puluh pagi, kaki Sonia sudah sakit karena sepatunya. Akibatnya, Sonia selalu melepas sepatu setiap kali duduk di mejanya. Namun ternyata kebiasaan ini menimbulkan masalah lain.

Setiap kali atasannya memanggil, maka Sonia harus buru-buru mencari sepatunya terlebih dahulu sebelum berdiri. Kadang-kadang salah satu sepatunya tergeser hingga jauh keluar dari bawah mejanya sehingga dia terpaksa meloncat-loncat dengan satu kaki untuk mengambil sepatunya tersebut.

Yang paling membuatnya tertekan adalah atasannya sering menegurnya, baik dengan kata-kata atau pun dengan tatapan matanya yang tajam serta ekspresi wajah yang menunjukkan perasaan kurang senang. Kalau sudah begitu, dalam hatinya Sonia berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Tapi, kalau dia sedang sangat sibuk, maka semua janjinya terlupakan. Dan kejadian yang sama terulang kembali.

Pernah terpikir oleh Sonia untuk membawa sandal ke kantor. Tapi dia tidak berani karena di kantor itu tak seorang pun mengenakan sandal. Padahal kata Rini sahabatnya, di kantor tempat Rini bekerja, karyawan bebas mengenakan sandal. Sonia agak kesal dengan aturan di perusahaannya. Tapi apa boleh buat, sebagai karyawan, dialah yang harus menyesuaikan diri.

Mengenai istilah ‘saya’, Sonia juga kesulitan. Sonia biasa menyebut dirinya sendiri dengan kata ‘aku’. Tapi atasannya melarang penggunaan kata ‘aku’, karena terkesan kurang profesional, katanya. Terpaksa Sonia mulai membiasakan diri mengucapkan kata ‘saya’.

Karena belum biasa, dia seringkali harus mengulang kata-katanya dan mengganti ‘aku’ dengan ‘saya’. Sungguh-sungguh merepotkan. Rini, sahabatnya, juga pernah bilang bahwa di perusahaannya tidak ada aturan seperti itu. Aduh, benar-benar sial. Mengapa dia tidak sekantor dengan Rini saja?

Menganalisis

Minggu lalu, Sonia mencoba menganalisis dirinya sendiri. Tidak ada yang salah dengan sepatunya. Sonia lalu ingat bahwa dulu ketika masih kuliah, Sonia paling malas mengenakan sepatu. Biasanya Sonia nekat mengenakan sandal, meskipun dia sering tidak diizinkan mengikuti kuliah.

Dulu Sonia menemukan cara yang dinilainya paling baik. Dia berangkat kuliah dengan mengenakan sandal, tapi membawa sepatu dalam tasnya. Sesampainya di kelas, dia cepat-cepat mengganti sandalnya dengan sepatu. Begitu selesai kuliah, langsung sepatunya dilepas dan diganti sandal.

Kini sekretaris itu baru sadar. Kebiasaan jeleknya kini sudah sulit diubah. Kini dia baru mengerti manfaat aturan mengenakan sepatu di kampus. Karena selalu mengabaikan aturan, kini dia mengalami kesulitan sendiri. Kakinya tidak terbiasa mengenakan sepatu. Tak ada cara lain untuk mengubahnya. Dia harus membiasakan dirinya mengenakan sepatu.

Mulai tahun baru ini, Sonia ingin mengubah sikapnya. Dia akan memakai sepatu setiap kali pergi ke luar rumah. Entah ke kantor, ke toko, ke pasar swalayan, atau ke tempat lain.

Sonia berniat untuk mengubah dirinya. Dulu selalu bersikap negatif terhadap aturan, tapi kini mau mencoba melihat manfaat di balik setiap aturan. Sonia percaya bahwa semua aturan perusahaan dibuat dengan maksud baik. Change yourself! Get organized!

Oleh : Lisa Nuryanti
Pemerhati Etika dan Kepribadian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s