Biar Disukai Orang Lain….

Banyak orang yang mengatakan lebih baik dihormati dari pada disukai di tempat kerja. Benarkah itu? Sebuah penelitian yang dilakukan di sebuah Universitas di Amerika menunjukkan bahwa naik gaji maupun promosi atau bahkan rasa hormat akan didapatkan dari kharisma seseorang yang disukai orang lain, bukan dari pendidikan atau jabatannnya secara professional. Bukan hanya seseorang harus bekerja dengan baik, tapi seseorang harus disukai di mata semua orang yang bekerja dengannya.

Kabar baiknya, untuk disukai di tempat kerja bukanlah sesuatu yang sulit, bahkan merupakan kemampuan yang bisa dipelajari. Jika selama bertahun-tahun anda ‘biasa-biasa saja’ ditempat kerja, maka di tahun baru inilah kesempatan anda untuk berubah menjadi orang yang disukai. Bagaimana caranya memiliki kepribadian yang merupakan ‘magnet’ bagi orang lain?

Ada 4 proses yang harus anda lewati:

Pertama, jika orang bertemu dengan anda setiap hari di tempat kerja, mereka sedang mencari seseorang yang ramah dan friendly. Karena itu bagian ini harus anda tingkatkan. Keramahan adalah kemampuan untuk membuka diri terhadap orang lain. Caranya mudah. Sapa orang lain dengan senyum, bukan dengan wajah serius. Selain itu, jangan bawa masalah rumah ke kantor karena itu akan membuat anda sulit untuk selalu terlihat ceria. Lalu anda harus punya bahasa tubuh yang positif lengkat dengan tutur kata yang baik pula. Tetapkan di otak anda bahwa anda harus menjadi orang yang ramah. Dengan latihan setiap hari, ini bisa terwujud kok, betapapun kakunya anda.

Kedua, anda harus selalu menjadi orang yang relevan dengan keadaan. Ini berhubungan dengan ketertarikan, keinginan dan kebutuhan orang lain. Semakin relevan anda, semakin orang menyukai anda. Ada tiga level dalam relevansi:

– Kontak. Sebisa mungkin pertahankan kontak dengan semua orang.

– Ketertarikan yang sama. Anda mencari kesamaan dengan setiap orang yang anda kenal supaya bisa nyambung dalam komuinikasi. Usahakan kesamaan itu sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Cara mengetahuinya mudah, sering ngobrol saja, jangan terlalu pendiam dan menjadi privasi berlebihan.

– Nilai. Ini berlaku jika anda memiliki apa yang orang lain butuhkan atau inginkan. Dengan terus bersedia membantu orang lain, anda bisa kok sampai di level tiga ini.

Ketiga, empati. Empati mencerminkan kapasitas kita untuk melihat sesuatu dari kaca mata orang lain dan untuk merasakan itu. Ketika kita bisa tersambung dengan perasaan orang lain, dan mereka percaya bahwa anda juga merasakannya, ini seperti membeli pelukan psikologis. Untuk mencari tahu hal ini, tanyakan beberapa hal pada diri anda:

– Apakah beberapa hari belakangan anda tahu perasaan minimal satu orang saja yang duduk bekerja di sekitar anda?

– Apakah anda mengerti apa jadinya menjadi orang lain yang pekerjaannya lebih berat dari anda, apakah itu bawahan maupun atasan? Atau anda hanya peduli pada pekerjaan anda sendiri?

– Apakah anda pernah memberi telinga mendengar walau hanya segelintir saja permasalahan orang disekitar anda tanpa sekilas lalu atau bermaksud menggosip?

Jika belum, maka anda harus mulai bertindak. Pasalnya untuk mendapat rasa suka orang lain, anda harus menyentuh emosi mereka lebih dahulu.

Keempat, anda harus “asli” bukan palsu atau aspal (asli tapi palsu). Ke-asli-an adalah konsistensi antara apa yang ingin anda capai dan perbuatan anda sendiri. Menjadi “asli” berasal dari hati yang bersih, tulus, dan tidak licik. Jika anda ingin jadi orang yang lebih baik, lakukan dengan niat yang tulus bukan dengan harapan lain. Jika anda ingin disukai, lakukan itu dengan misi yang baik, bukan dengan misi-misi terselubung yang licik. Untuk menjadi “asli”, anda harus:

– Memiliki tujuan dalam hidup

– Memiliki komitmen yang tinggi

– Jujur

– Tidak memakai topeng-topeng kehidupan dalam pergaulan.
Jika anda mengabaikan “keaslian”, bisa-bisa tiga poin sebelumnya yang sudah capek-capek anda lakukan akan sia-sia.

Jika anda siap untuk menjadi orang yang disukai di tahun baru ini, selamat mempraktikkan 4 hal diatas!

Sumber: Kate Lorenz, CareerBuilder.com

One thought on “Biar Disukai Orang Lain….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s