7 Cara Sederhana Menggapai Kebahagiaan

Dalam tulisan-tulisan sebelumnya saya sudah beberapa kali menulis artikel yang berkaitan dengan kata bahagia ini. Namun demikian, sampai saya terpikir untuk kembali menulis tentang kata bahagia ini saya masih mencoba merangkum hasil perbincangan saya dengan beberapa rekan saya tentang hidup bahagia ini. Tentu untuk mencapai segala tujuan harus ada proses yang mesti kita lalui dan jalani.

Demikian pula dengan hidup bahagia ini, ada beberapa proses yang bisa kita lalui/ laksanakan untuk mencapai kebahagiaan tersebut.

  1. Miliki harapan yang realistis. Kata orang sunda “ulah ngarawu ku siku”, sesuaikan harapan anda dengan keadaan/ usaha anda. Mengambil lirik lagunya d’Massive “syukuri apa yang ada”. Dengan demikian, hidup kita tidak akan terbebani oleh obsesi-obsesi duniawi.
  2. Jangan cemas dengan bertambahnya usia. Kita tak bisa menyangkal bahwa banyak orang yang takut sekali dengan bertambahnya usia, takut kulit tidak kencang lagi, takut kecantkannya/ kegantengannya luntur, takut gigi ompong, takut tanda-tanda penuaan muncul, dan segudang ketakutan-ketakutan lainnya. Sadarilah bahwa dalam setiap helaan nafas kita, usia kita bertambah tua dan jatah hidup kita terus berkurang. Dari itu, syukuri saja bertambahnya usia. Karena sudah banyak sekali orang yang sudah tidak bisa menikmati bertambahnya usia.
  3. Jangan mengukur kesuksesan dari materi. Saya rasa banyak sekali yang tidak bahagia karena mengukur kesuksesannya hanya dari materi belaka. Ingat bahwa kesuksesan itu sifatnya sangat relatif, banyak orang yang sukses secara materi namun mereka gagal dalam hal lain seperti mendidik anak atau menjaga keutuhan keluarganya. Demikian pula banyak orang yang secara materi mereka bisa dibilang kurang sukses namun dalam hal lain mereka berhasil.
  4. Jadikan pekerjaan sebagai panggilan jiwa. Jangan jadikan pekerjaan sebagai beban.
  5. Miliki keyakinan religius dan berdo’alah setiap hari. Ini penting selain untuk menentramkan bathin juga untuk memberi dorongan motivasi yang lebih.
  6. Murah senyum dan jangan pelit tertawa. “Tertawalah sebelum tertawa dilarang” kalimat ini dulu seing saya baca ketika selesai menonton filmnya Warkop Dono Kasino Indro. Kalimat diatas memberikan dorongan bagi kita untuk melepaskan stress lewat tertawa.
  7. Perkaya diri dengan ketulusan, lalu bagikanlah ketulusan itu dengan orang terdekat anda.

Itulah beberapa hal yang bisa lakukan untuk bisa mendaptkan kebahagian tersebut. Intinya kebahagiaan itu kita yang menciptakan,dengan pikiran kita.(dni/cnj).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s