Korban kejahatan di dunia maya makin hari makin banyak, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Setelah beberapa waktu lalu banyak anak anak tanggung yang jadi korban, kini giliran dari kalangan dewasa yang jadi korban. Korban terakhir adalah artis Jajang C Noor dan Butet Kartajasa.

Cyber Crime (Illustrasi)

Hmmm, parah. Kejahatan didunia maya (cyber crime) makin mengkhawatirkan. So, apa yang bisa lakukan sebagai langkah antisipasi dari kejahatan tersebut??? Tentu saja selalu ada cara agar kita terhindar dari kejahatan tersebut. Ada beberapa tips supaya kita aman berselancar dan meluncur didunia maya.

  1. Rahasiakan informasi pribadi (buat setting ‘private’ pada account data-data pribadi anda), jangan perlihatkan alamat e-mail, nomor telepon, tanggal lahir, alamat rumah anda, tempat bekerja anda secara mendetail. Cukup informasi yang dasar dan umum saja yang di-publish.
  2. Jangan gunakan password yang gampang di tebak, seperti tanggal lahir, nama panggilan, atau hal-hal lain yang berkaitan dengan diri anda. Biasakan membuat password yang merupakan gabungan dari hurup capital, kecil dan angka. Sebagi contoh saja : d3nI5o3ry4Na.
  3. Jangan sembarangan menggunakan perangkat dalam mengakses akun pribadi terutama akun banking anda. Jangan meminjam perangkat orang lain untuk membuka akun anda.
  4. Jangan lupa log out, sign out setelah anda mengakses akun anda.
  5. up-date anti virus anda secara berkala.

Bagi orang tua yang membuatkan akun jejaring sosial bagi anaknya, jangan lupa untuk selalu mengontrol dan memeriksa akun anak anda. Karena dunia maya bukanlah tempat untuk bersosialisasi yang aman bagi anak anda sudah banyak yang menjadi korban. Anda dapat melakukan beberapa hal di bawah ini jika anak anda sudah memiliki akun di jejaring sosial terlebih jika kelihatan sudah mulai kecanduan.

  1. Batasi interaksi, terlebih jika ada rencana untuk kopi darat.
  2. Ikuti intuisi anda, namun ingat jangan jadi posesif.
  3. Buat data-data pribadi anak anda jadi ‘private’.
  4. Jangan menarik perhatian, seperti dengan menambahkan kata-kata cute, sexy, hot, beautyme, dan kata-kata yang sedikit “memancing” lainya.
  5. Hindari chat dengan webcam. Webcam dapat memancing dan mendorong terjadinya cyber sex, dan kejatan-kejahatan lainnya.
  6. Hapus teman yang tidak dikenal.
  7. Jangan memajang foto, gambar, atau video yang ‘hot’.
  8. Ingatkan anak anda bahwa jejaring sosial bukanlah diary book.
  9. Buat status yang biasa-biasa saja, dan jangan memancing.

Itulah beberapa tips yang bisa dibagi untuk saat ini, jika ada tambahan silahkan tambahkan di kolom komentar. Terima kasih, semoga bermanfaat. (dni/cnj).

Advertisements