Kasian Bangsa Ini….

Sedih, jengkel, muak, melihat berita-berita yang saat ini beredar dan ditayangkan diberbagai media, baik cetak maupun elektronik. Kasus Gayus Tambunan, Kasus Anggoro dan Anggodo, Kasus Century, Kasus Penggelapan Pajak di Surabaya, Kasus Priok dan berbagai kasus lain yang menjadi ‘News Maker” di Republik ini. Semua kasus ini seakan berantai dan sambung-menyambung seakan-akan menjadi lingkaran syetan yang tak putus-putus.

Dan saya meyakini masih banyak kasus-kasus lain yang belum terungkap, baik yang besar maupun yang kecil. Sungguh kasian bangsa ini, dikelola dan diatur oleh manusia-manusia yang korup, bermental penjahat.

Rakyat disuruhnya bayar pajak, iklannya pun semakin gencar. Sementara uang pajak yang dibayarkan dipakainya untuk berpoya-poya, membeli rumah mewah, mobil mewah, dan hidup bermewah-mewahan. Dimana hati nurani mereka? Atau memang hati nurani mereka telah mati?

Bukankah Negara kita masih kekurangan sumber pendanaan untuk melakukan pembangunan? Jika sumber penerimaan Negara saja sudah dikorupsi lalu apa yang akan dijadikan modal untuk pembangunan? Maka tak heran jika pembangunan kita ya begini-begini saja.

Lalu kenapa budaya korup ini masih terus dan terus terjadi? Jawabannya tentu akan sangat beragam, mulai dari hukuman yang kurang berat sampai tuntutan hidup. Saya secara pribadi sangat setuju dengan wacana pemberlakuan hukuman mati bagi para koruptor seperti yang diberlakukan di china.

Banyak kalangan mempertentangkan hukuman ini karena melanggar Hak Asasi Manusia menyangkut hak hidup. Namun menurut saya, para koruptor justru yang telah melanggar Hak Asasi dan Norma-norma Hukum, sehingga saya rasa sangat pantas kalau mereka diberi hukuman yang seberat-beratnya. Selain menimbulkan efek jera juga untuk menunjukan pada masyarakat tentang komitmen untuk memberantas korupsi itu sendiri.

Karena selama ini terkesan hukuman bagi koruptor merupakan hukuman yang seperlunya, hanya sekedarnya saja. Paling hanya pencopotan dari jabatan dan kurungan 5 tahun penjara. Jelas hukuman ini menciderai rasa keadilan masyarakat.

Saat ini menurut saya merupakan momentum yang tepat untuk memulai penegakan hukum yang setegak-tegaknya dan seadil-adilnya. Jangan ragu-ragu, jangan gamang dalam mengambil keputusan bagi para koruptor yang sudah terbukti. Kita sudah muak dengan semua kejahatan para aparat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s