Seorang teman bercerita tentang betapa sakitnya cinta yang ia miliki yang tak pernah terbalas, dan parahnya yang membuat cintanya tak pernah terbalas adalah karena ia tak pernah memiliki keberanian untuk mengungkapkan cinta dan perasaannya kepada yang ia cintai tersebut meski hanya lewat surat.

Ia hanya memendamnya sendiri, bergelut dalam kerinduannya sendiri. Dan akhirnya perasaannya tersebut terbuang sia-sia, yang diidamkan pun telah pergi dengan cinta yang ia ketahui.

Sebuah hal yang menyedihkan dalam hidup ketika kita bertemu dengan seseorang, yang sangat berarti bagi kita, hanya untuk mengetahui pada akhirnya seseorang tersebut tidak ditakdirkan untuk bersama kita. Sehingga kita harus dengan berat hati membiarkannya pergi berlalu.

Sungguh menyakitkan!. Benar, bahwa kita tidak akan pernah tahu apa yang telah kita dapatkan hingga kita kehilangannya. Cinta itu bukan menunggu, cinta itu bukan hanya diam!.

Jika saja dia mengungkapkan perasaannya, jika saja ia berkata jujur tentang hatinya, ia mungkin tidak akan kehilangan dan berkecamuk dalam duka yang mendalam.

Sedikit saran, bagi anda yang memiliki rasa cinta terpendam, dan anda belum sempat mengungkapkannya, segeralah ungkapkan. Jangan sampai anda menyesal, karena ‘telat’. Benar pepatah yang mengatakan ‘penyesalan selalu datang terlambat’.(dni/cnj).

Advertisements