Dalam persidangan kasus pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen hari Selasa. 19 Januari 2010 kemarin ada satu hal yaang sangat mengagetkan dan membuat banyak orang terhenyak yaitu penuntutan yang disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum, Cirrus Sinaga.

Antasari Azhar

Dalam tuntutannya, Jaksa menuntut Antasari Azhar divonis Mati. Adapun pertimbangannya adalah sebagai berikut:

  • Mempersulit Persidangan
  • Membuat gaduh dipersidangan
  • Melakukan perbuatan secara bersama-sama, dan terorganisir, untuk membunuh Nasrudin Zulkarnen.
  • Berusaha menggiring opini bahwa perbuatannya adalah rekayasa untuk mempengaruhi publik supaya citra penegak hukum rusak
  • Bersama-sama oknum menengah Polri dan pengusaha pers melakukan perbuatan pidana
  • Merusak citra dan mempermalukan lembaga hukum
  • Antasari Azhar tidak memberikan contoh yang baik
  • Korban adalah Pejabat BUMN
  • Antasari Azhar telah menghilangkan kebahagiaan keluarga, istri dan anak-anak korban
  • Antasari telah mengakibatkan penderitaan lahir dan bathin untuk keluarga, istri dan anak-anak korban.

Terlepas dari semua tuntutan dan permasalahan direkayasa atau tidak, siapa yang salah dan siapa yang jadi korban sebenarnya (selain Nasrudin), saya secara pribadi sangat berharap kasus ini segera beres. Yang salah segera di hukum sesuai dengan hukum yang berlaku.Semoga,!. (dni/cnj).

Sumber : Harian Tribun Jabar (Edisi Rabu, 20 Januari 2010).

Advertisements