Semesta Pun Menguji Kita…

Pernahkah kita mengalami ketika hujan deras mengguyur, kita lupa membawa payung. Lalu kita pun berbasah kuyup kedinginan. Namun, ketika kita siapkan jas hujan, kita siapkan payung justru panas dan terik datang membakar hari. Jengkelkah kita?

Semesta

Atau mungkin kita pernah terburu-buru mengejar waktu, tetapi perjalanan malah tersendat, macet! seolah membiarkan kita terlambat. Namun, ketika kita ingin melaju dengan tenang, pengendara lain malah membunyikan klakson agar kita mempercepat langkah. Jengkelkah kita?

Mengapa keadaan seringkali tidak bersahabat? Keadaan seolah memaksa kita untuk selalu dongkol? Mereka seakan meledek, mengecoh, bahkan tertawa terbahak-bahak. Inikah yang disebut dengan kesialan?

Nikmati saja, itulah cara semesta menguji kita, menguji kualitas pribadi kita. Itulah cara alam mengajak kita tersenyum, menertawakan diri kita sendiri, dan bergurau secara nyata.

Kejengkelan itu muncul dari karena kita tak mencoba bersahabat dengan keadaan. Kita hanya mementingkan diri sendiri. Kita sering lupa bahwa jika toh keinginan kita tidak tercapai, tak ada salahnya kita menyambutnya dengan senyum, meski secara kecut dan sinis. Bukan dengan menggumam, mencaci maki atau pun menyalahkan orang lain. Hadapi saja dengan senyuman dan hati yang lapang.(dni/cnj).

2 thoughts on “Semesta Pun Menguji Kita…

  1. Sidik says:

    Kagum sama akhi yang satu ini,teruskan berkarya lewat tulisan2.smoga bisa menginspirasi pembacanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s