“Polisi Tidur”

Istilah ‘Polisi tidur’ sudah sangat arab dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan anak kecil pun tahu apa itu Polisi tidur. Polisi tidur merupakan tembok atau saja yang dibuat melintang ditengah jalan dengan tujuan untuk meredam/ menghentikan aksi kebut-kebutan dijalan, itulah kenapa disebut Polisi. Sedangkan untuk “tidur”nya menurut saya ini merupakan sindiran bagi instansi kePolisian yang kerjanya seperti ‘tidur’.

"Polisi Tidur"

Bagi saya, Polisi tidur merupakan sebuah kontrol dijalanan yang tidak efektif dan cenderung membahayakan bagi pengguna jalan. Banyak kecelakaan yang terjadi akibat dari adanya Polisi tidur, terlebih bagi Polisi tidur yang pemasangan tidak memperhatikan kesesuaian ketinggiannya.

Meski benar tujuannya sangat baik, namun alangkah baiknya Polisi yang beneranlah yang turun tangan untuk menertibkan dan mengontrol bukan malah “Polisi tidur”, namanya juga Polisi tidur ya kerjanya cuma tidur. Boro-boro mau ngontrol/ menertibkan.

Sindiran Bagi Institusi Polisi

Dalam kehidupan sehari-hari ada beberapa istilah yang digunakan dengan memakai embel-embel Polisi tersebut, seperti: Polisi cepek dan Polisi tidur. Kedua istilah tersebut sebenarnya merupakan sindiran yang pedas bagi institusi ini, jika mereka mau introspeksi diri.

‘Polisi tidur’, merupakan sindiran bagi kePolisian yang dianggap gagal dalam menertibkan dan mendisiplinkan para pengguna jalan terutama sepeda motor dalam mematuhi tata terbib dan safety riding dijalanan. Sehingga dikesankan bahwa Polisi tersebut hanya tidur.

‘Polisi cepek’, adalah sindiran bagi pihak kePolisian yang sering memungut uang tilang dijalanan. Meski ‘Polisi cepek’ yang dituju disini adalah pengatur lalu lintas yang ilegal namun bagi saya lagi-lagi hal ini merupakan sindiran yang pas bagi kePolisian.

Saya sebenarnya sangat berharap, kedepan institusi kePolisian bisa lebih ‘bertaring’ dalam menegakkan hukum. Sehingga tidak perlu lagi ada ‘Polisi tidur’ dan ‘Polisi cepek’.(dni/cnj).

3 thoughts on ““Polisi Tidur”

  1. Kingkong says:

    Yah,polisi…
    Tak layak dipercaya,cuma tempat cari utk duit za.bukan lembaga penegak hukm/pengayom masyarakat lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s