Minggu-minggu ini bioskop kita tengah diramaikan dengan diputarnya film “Sang Pemimpi”, film kelanjutan dari film “Laskar Pelangi”. Disini, saya tidak dalam konteks untuk membahas film kedua film tersebut atau pun salah satunya. Yang ingin saya bahas adalah tentang kata “Mimpi”, kata ini bagi saya merupakan kata yang luar biasa, kata yang mampu membangkitkan semangat juang, kata yang mampu memompa semangat saya untuk berjuang.

Keyakinan saya, semua orang pasti memiliki mimpi yang ingin direalisasikannya dalam kehidupannya. Mimpi sama dengan cita-cita, sama dengan keinginan, sama dengan kemauan. Kalau kata Nidji dalam sebuah lirik lagunya :

mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukan dunia

Sejak kecil kita pun dianjurkan untuk bermimpi dengan kata “gantungkanlah cita-citamu setinggi langit”, saya sangat setuju dengan itu. Ketika kita memiliki sebuah mimpi, sebuah cita-cita, maka tanpa kita sadari energi positif dalam diri kita akan mendorong kita untuk menggapai mimpi itu, merealisasikan mimpi-mimpi kita itu.

Jika kita punya cita-cita, mimpi-mimpi, keinginan, kita akan punya tujuan untuk mencapai mimpi-mimpi itu. Kita akan bersemangat untuk meraihnya, selain itu kita pun akan optimis. Saya meyakini, semua yang ada saat ini semua berawal dari mimpi, semua berawal dari khayalan, bermula dari keinginan, para pemimpi-pemimpi itulah orang yang sesungguhnya orang hebat.

Bayangkan jika dahulu Alexander Graham Bell tidak bermimpi, tidak berkhayal akan adanya benda bernama  telepon. Mungkin sampai saat ini, kita belum bisa menikmati berkomunikasi dengan telepon selular.

"Berdo'a"

Dari itu, jangan pernah takut untuk bermimpi. Jangan pernah ragu untuk bermimpi, bercita-cita, yakinlah bahwa Tuhan akan menolong dan membantu hamba-Nya yang memiliki sikap optimis dan memiliki visi, misi, cita-cita, mimpi dan impian. Dengan syarat bahwa kita mau berusaha dan bekerja keras untuk merealisasikan semua itu, dengan tidak melupakan do’a.(dni/cnj).

Advertisements