Fokus

Didalam banyak kegiatan hal-hal kecil dan sepele bisa sangat mengganggu kita. Salah satu contoh saat diadakan kegiatan meeting/ rapat dengan direksi tiba-tiba telepon genggam kita berdering, hal ini akan sedikit mengganggu/ membuyarkan konsentrasi kita pada apa yang sedang jadi topik dalam rapat tersebut. bahkan terkadang kita harus meninggal ruangan rapat untuk mengangkat telpon tersebut. ini tentu saja sangat mengganggu, baik untuk kita sendiri maupun orang lain yang berada diruangan rapat tersebut.

Pada masa kita sekarang ini, rasanya gadget seperti Hand phone, iPod dan berbagai perangkat elektronik lain sudah menjadi kebutuhan kita. Bahkan ada bilang saat ini gadget sudah menjadi kebutuhan primer bagi kita, disamping sandang, pangan dan papan. Kita pun tak mungkin dapat menghindar dari era ini, era digital.

Ini memang baik, bahwa dengan adanya perangkat teknologi yang makin canggih akan makin memudahkan kita berhubungan dengan client kita, sahabat kita, saudara kita. Namun perkembangan gadget juga merupakan efek uang koin. Yang memiliki 2 sisi yaitu sisi negatif dan positifnya.  Dari sisi positifnya layak kita pertahankan dan tingkatkan, namun dari segi negatif ada baiknya dan harus kita singkirkan.

Belakangan perkembangan gadget dan teknologi bayak membuat orang terlena dan keasyikan dalam penggunaannya hingga lupa waktu. Sebagai contoh penggunaan jejaring sosial facebook, jejaring ini mampu membius jutaan orang di seluruh belahan dunia.

Banyak orang tidak lagi fokus dan produktivitasnya menurun dalam bekerja, karena mereka terlalu asyik dengan jejaring ini. Kita pun mau tak mau digiring untuk ikut menggunakan fasilitas jejaring itu. Orang-orang lebih tertarik meng-update status dari pada menyelesaikan pekerjaan kantor. Ini tentu saja memprihatinkan, disaat dimana kita diharuskan meningkatkan produktivitas kita malah drop karena hal-hal sepele seperti itu.

Apa artinya??? Saya dapat simpulkan bahwa sekarang/ saat ini orang-orang kantoran sepertinya sulit sekali untuk fokus dalam bekerja, padahal fokus sangat diperlukan untuk dapat meningkatkan produktivitas kita. Kita semua memaklumi perkembangan teknologi sudah demikian pesatnya dan merambah hingga ke pedesaan, ini tentu menggembirakan bahwa saat ini semakin banyak orang yang melek teknologi dan tidak lagi gagap dalam menggunakan teknologi.

Namun disisi lain hal ini juga menimbulkan banyak rasa malas pada masyarakat kita. Sekarang mau belanja bisa langsung via internet, ga perlu capek-capek berdesakan di pasar/ di mall. Dulu waktu saya masih SMA Hand phone merupakan barang deluxe, barang mewah hanya orang-orang dengan uang tebal yang bisa memilikinya sedangkan saat ini Handphone sudah menjadi mainan anak kecil.

Saya sering berbincang dengan teman-teman saya di kantor, tentang masalah jejaring sosial. Rata-rata mereka membuka website tersebut dalam sehari lebih dari 4 jam. Parahnya mereka menggunakan/ mengunjungi situs tersebut pada jam-jam efektif kerja. Bagaimana nasib produktivitas???tentunya merosot. Jadi banyak pekerjaan yang terbengkalai, tidak selesai pada waktunya dan pastinya berantakan.

Disinilah diperlukan kesadaran individu kita untuk memfokuskan pikiran, kegiatan dan pekerjaan pada apa yang menjadi kewajiban dan tanggung jawab kita, terutama tanggung jawab kita terhadap pekerjaan dan tugas kita.(dni/cnj).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s