Transkrip Rekaman Rani-Antasari

Kasus yang menjerat Ketua KPK (Non-Aktif) Antasari Azhar, memang sangat menarik dan semakin hari semakin menarik untuk disimak dan diikuti. Meski kadang membuat kita bingung dengan jalan ceritanya yang kata para saksi dan pelaku dalam kasus ini katanya sudah banyak yang direkayasa.

Antasari Azhar

Hal lain yang membuat kasus ini tambah menarik adalah adanya pengakuan dari Rani Juliani yang menyatakan bahwa dirinya mengalami pelecehan seksual oleh Ketua KPK (Non-Aktif) Antasari Azhar, dan Rani menyebut bahwa semua kejadian tersebut direkam oleh suaminya (Alm. Nasrudin Zulkarnaen).

Pada sidang terdakwa Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin (Selasa,15/12/2009) saksi ahli IT Zulkri Alamsyah memutar rekaman pembicaraan antara Antasari dan Rani Juliani saat berada di kamar Hotel Grand Mahakam, Jakarta Selatan.

Saat diputar, tak banyak yang bisa didengar secara jelas mengenai apa yang dibicarakan oleh Rani maupun Antasari. Kebanyakan yang terdengar hanya suara cekikikan dan tawa Rani bersama mantan Ketua KPK itu.

Namun berdasarkan transkrip rekaman, sedikit pembicaraan keduanya bisa diketahui. Berikut penggalan transkrip rekaman yang  saya ambil dari portal OkeZone.com:

(Saat Nasrudin menghubungi Rani)
Nasrudin: lagi di mana ma?

Rani: lagi di rumah teman

Nasrudin: ya udah jangan dimatiin

Rani: he..eh

(Percakapan Rani dan Antasari)
Rani: ah bapak..(Minggu) main golf dong

Antasari: kecewa sama modern

Rani: (ketawa)…ih bapak jangan marah dong..emang udah nggak mau di sana lagi?(ketawa)..deh curigaan banget..modern gitu

Rani: waktu itu pernah ketemu orang lalu saat bapak kemana, kata dia ngambek itu.

Antasari: setahu saya kalau kita main di tempat lain kalau ada turnamen membership itu tetap bisa main, tapi kemarin itu masak harus ikut turnamen dan member Rp3 juta

Rani: Rp3 juta?oya?

Rani: ke Eropa ikut dong ikut turnamen kan aku kan marketing. Minggu besok ikut ya, sibuk ya, kalau hari Minggu juga bekerja

Antasari: Sabtu saya ada ceramah

Rani: hah?di mana pak.

Rani: kok bapak diem aja. Kalau giliran?..diem aja. Aku kayak di?.bapak diem aja. entar giliran yang?.semua yang kumau bapak diem aja?..(ketawa)

Antasari: iya justru itu saya nggak suka ngomong. Kadang saya begitu?..jaim (ketawa).

Meski tidak semua pembicaraan/ rekaman tersebut dibuka di persidangan, namun secara keseluruhan rekaman tersebut dapat membuktikan ada./ tidaknya pelecehan tersebut.(dni/cnj)

Sumber : www.OkeZone.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s