Tips Memilih Pengobatan Tradisional

Semakin tingginya angka kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan, maka semakin tinggi pula minat mmasyarakat untuk memeriksakan kesehatan dan berobat jika mereka terkena suatau penyakit. Bagi mereka yang memiliki uang lebih pilihannya tentu ke Rumah Sakit yang terkenal akan pelayanannya yang baik dan Rumah Sakit yang bergengsi.

Namun bagi sebagian masyarakat yang lain ada berbagai macam pilihan pengobatan. Ada Klinik, Puskesmas, Rumah Sakit Daerah dan pilihan lain yang saat ini sedang marak adalah pengobatan tradisional/ alternatif. Setiap hari jasa pengobatan tradisional ini memasang iklan untuk mempromosikan jasa pengobatan mereka.

Pengobatan Tradisional “Bekam”

Koran-koran lokal bahkan bisa memuat iklan-iklan seperti ini 3 halaman penuh, mulai dari pengobatan untuk berbagai penyakit hingga pengobatan yang ‘aneh-aneh’. Radio dan televisi pun tak kalah dalam mempromosikan jasa pengobatan seperti ini, bahkan sering dibumbui dengan pengakuan/ testimoni dari para ‘mantan pasien’ yang sudah berhasil disembuhkan di klinik atau tempat praktik mereka.

Dengan semakin menjamurnya penawaran jasa pengobatan seperti itu, ada baiknya kita waspada karena tak sedikit mereka yang memasang iklan tersebut merupakan ‘penipu’. Untuk terhindar dari ‘aksi tipi-tipu’ mereka ada baiknya kita mengetahui beberapa hal di bawah ini :

Klasifikasi
Asal tahu saja, pengobatan tradisional sangat beragam. Anda bebas memilih sesuai kebutuhan. Departemen Kesehatan mengklasifikasikannya menjadi 4 golongan, yaitu:

1. Pengobatan tradisional keterampilan
Pengobatan tradisional pijat urut, patah tulang, sunat, dukun bayi, refleksi, akupresur, akupunktur, chiropractor dan pengobatan tradisional lainnya yang metodenya sejenis.

2. Pengobatan tradisional ramuan
Pengobatan tradisional ramuan Indonesia (jamu), gurah, tabib, sinse, homoeopati, aromaterapi dan pengobatan tradisional lainnya yang meto-denya sejenis.

3. Pengobatan tradisional pendekatan agama
Pengobatan tradisional dengan pendekatan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, atau Buddha.

4. Pengobatan tradisional supranatural
Pengobatan tradisional tenaga dalam (prana), paranormal, reiki master, qigong, dukun kebatinan dan pengobatan tradisional lainnya yang metodenya sejenis.

Yang Harus Diperhatikan
Pilihan yang tepat dapat mengatasi keluhan yang dirasakan. Inilah beberapa hal yang penting dijadikan acuan dalam memilih pengobatan tradisional yang tepat.

1. Kantongi Surat Terdaftar Pengobat Tradisional (STPT) atau Surat Izin Pengobat Tradisional (SIPT)
Semua pengobat tradisional yang menjalankan pekerjaan pengobatan tradisional wajib mendaftarkan diri kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat untuk memperoleh STPT. Selain itu, pengobat tradisional dengan cara supranatural harus mendapat rekomendasi terlebih dahulu dari Kejaksaan Kabupaten/Kota setempat. Sementara pengobat tradisional dengan cara pendekatan agama harus mendapat rekomendasi terlebih dahulu dari kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota setempat.

Akan halnya SIPT, khusus diberikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota kepada pengobat tradisional yang metodenya telah memenuhi persyaratan penapisan, pengkajian, penelitian dan pengujian, serta terbukti aman dan bermanfaat bagi kesehatan. Saat ini, yang memperoleh SIPT baru akupunktur karena sudah ada pengkajian dan penelitiannya secara formal di Indonesia. Mungkin bidang yang lain akan menyusul setelah dilakukan penapisan, pengkajian dan penelitian. Memang ada beberapa seperti homoeopati yang kalau di luar negeri sudah ada jurusan khusus yang mempelajari, tapi di Indonesia belum.

2. Mencantumkan STPT atau SIPT pada papan nama
Pengobat tradisional yang mencantumkan STPT/SIPT pada papan namanya, pertanda telah mendaftarkan secara resmi ke Dinas Kesehatan. Yang berarti juga berada di bawah pembinaan Dinas Kesehatan yang bersangkutan.

3. Mintalah keterangan yang jelas kepada pengobat tradisional
Sebelum melakukan pengobatan, konsumen hendaknya minta informasi kepada pengobat tentang tindak pengobatan yang akan dilakukan. Setiap pengobat wajib memberikan informasi pengobatan yang akan dilakukan. Informasi ini dapat diberikan secara lisan dan mencakup keuntungan maupun kerugian dari tindakan pengobatan yang akan dilakukan.

4. Pengobat wajib minta persetujuan
Semua tindakan pengobatan tradisional yang akan dilakukan terhadap pasien harus mendapatkan persetujuan pasien dan/atau keluarganya. Persetujuan ini dapat diberikan secara tertulis maupun lisan. Bila tindakan pengobatan itu berisiko tinggi bagi pasien, diperlukan persetujuan tertulis yang ditandatangani oleh yang berhak memberikan persetujuan.

5. Wajib membuat catatan status pasien (Rekam Medis)
Pengobat tradisional dalam memberikan pelayanan wajib membuat catatan status pasien. Sehingga pengobat memiliki data tentang obat-obatan yang telah diberikan, yang bisa jadi bermanfaat untuk pengobatan selanjutnya.

6. Biaya layak
Biaya pengobatan yang dibebankan kepada konsumen hendaknya layak. Dalam arti, sebanding dengan tindakan pengobatan yang dilakukan serta obatan-obatan yang diberikan. Misal, jamu, alat yang harus dipakai, dan lain-lain. Bila biaya yang diberikan tidak masuk akal sebaiknya hindari. (dni/cnj).

Sumber : www.kompas.com

4 thoughts on “Tips Memilih Pengobatan Tradisional

  1. Januar says:

    Bagus, terima kasih untuk sarannya+pertimbangan2 sebelum melakukan pengobatan…coz banyak sekali dukun musiman yang ujung2nya malpraktik, dan penipuan.
    Semoga jadi pelajaran bagi yang mau melakukan pengobatan alternatif….

  2. Ade Lukman says:

    Diantara beberapa cara di luhur, yg mana ya nu paling aman? apakah yg tdk punya STPT/SIPT mengobatì bisul malah kluar belatung? ahirnya medis lah yg turun tangan, atau kah seorang hartono asal sragen yg konon katanya telah menyembuhkan ratusan penderita HIV AIDS dg cara di rebus dan pasien pun tanpa merasa kpanasan. padahal ktanya juga ilmu kedokteran pun belum bisa menemukan obat HIV AIDS. jadi bingung euy….. ga ada penyakit yg tak ada obat nya tea kitu? tinggal…pilih..mana yg anda suka nya Den?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s