LSM Bendera Senin (30/11/09) merilis aliran Dana Bank Century yang masuk ke beberapa orang dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan beberapa lembaga serta pengusaha. Meski banyak kalangan meragukan keabsahan data tersebut namun bagi saya tidak ada salahnya untuk ikut mengamatinya, karena terus terang saja bagi saya data ini paling tidak (jika tidak benar) ikut memperkeruh suasana yang memang sudah runyam.

Berikut aliran dana yang dirilis

  1. 1. KPU : Rp. 200 Miliar
  2. 2. LSI : Rp. 50 Miliar
  3. 3. FOX : Rp. 200 Miliar
  4. 4. Partai Demokrat : 700 Miliar
  5. 5. Edi Baskoro : 500 Miliar
  6. 6. Hatta Rajasa : Rp. 10 Miliar
  7. 7. Djoko Suyanto : Rp. 10 Miliar
  8. 8. Andi Malarangeng : Rp 10 Miliar
  9. 9. Choel Malarangeng : Rp. 10 Miliar
  10. Rizal Malarangeng : Rp.100 Miliar
  11. Hartati Murdaya : Rp. 100 Miliar.

Setelah LSM Bendera melakukan rilis, berbagai bantahan dan sanggahan dari yang disebut namanya pun bermunculan, hingga berujung pada pelaporan LSM Bendera ke pihak Kepolisian Republik Indonesia. Tentu saja ini langkah tegas yang diambil oleh mereka yang disebut-sebut namanya dalam rilis LSM Bendera tentang aliran dana Bank Century.

Saya sebagai masyarakat awam tentu sangat berharap kasus Century gate ini segera rampung dan tidak terkatung-katung. Karena bagaimanapun kasus ini, telah mempengaruhi stabilitas nasional, dan ikut menghambat kinerja pemerintah dalam mencapai target kerja jangka pendek dan jangka panjangnya. Jangkanya adalah program 100 hari, sedangkan jangka panjang adalah pembangunan 5 tahun mendatang.

Jangan sampai masyarakat kembali menjadi korban, atas ketidak mengertiannya. Jangan permainkan masyarakat seperti kami dengan semakin runyamnya permasalahan. Segera usut tuntas kasus ini, dan segera sidangkan dan penjarakan mereka-mereka yang ikut terlibat dalam kasus ini.

Sumber : www.kompas.com

Advertisements