Manfaat Lain Sex

Seks, atau kata apapun yang berhubungan dan memiliki makna sama dengannya dulu dianggap sebagai hal yang sangat tabu dan tak layak untuk diperbincangkan. Seks hanya sebuah kegiatan badaniah yang boleh dilakukan dan tidak boleh diperbincangkan/ dibahas.

Saat ini anggapan seperti itu sudah mulai mengikis seiring dengan makin terbukanya akses, dan semakin banyaknya yang menghapus anggapan tersebut. saat ini pembicaraan/ pembahasan tentang hal ini semakin banyak bahkan sangat terbuka.

Seks bukan hanya sebuah kenikmatan, namun seks juga merupakan therapy jika dilakukan dengan benar dan dapat memberikan nilai plus pada kualitas hidup dan kualitas kesehatan. Banyak pembicara, para ahli yang menyatakan tentang hal ini, berikut beberapa manfaat dan dampak positif dari kegiatan seks:

  1. Mempertahankan kecantikan dan kemolekan tubuh. Penelitian terhadap 700 responden wanita di Yunani menunjukan meningkatnya reproduksi dan tubuh menjadi lebih segar setelah melaksankanya. Hal ini tentunya merupakan modal untuk kecantikan tubuh.
  2. Menghilangkan rasa nyeri pada sendi. Jika dilakukan dengan posisi, frekuensi, tempo dan saat yang tepat. Hubungan yang di lakukan dengan tenang, penuh konsentrasi dan kesabaran membuat perubahan otot di sekitar sendi.
  3. Menguras hormon yang membuat tubuh menjadi lemah, sekaligus terapi meningkatkan hormon eforia, yaitu sumber tubuh menjadikan lebih bugar.
  4. Menciptakan situasi menstruasi menjadi lebih baik. Hal ini tentunya merupakan modal untuk menciptakan sikap fleksibel dalam pergaulan.
  5. Memacu denyut jantung menjadi lebih cepat yang berdampak pada peredaran darah lebih lancar sehingga dapat memberikan mutu gizi lebih lebih baik guna pelumasan atau melincinkan kulit.
  6. Menyenyakan tidur, karena biasanya kegiatan seksual pada umumnya menguras banyak energi. Bagi penderita insomnia kegiatan ini dapat dijadikan alternatif terapi pengobatan.
  7. Melangsingkan tubuh. Berdasrkan penelitian, kgiatan seksual selama 10 menit membutuhkan 200 kalori.
  8. Meningkatkan hormon estrogen hingga 100%. Hal ini merupakan modal untuk membentuk tulang menjadi lebih kekar dan fleksibel.

(Dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s