Konsolidasi 3 Lembaga

Senin 23 November 2009 Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono resmi menyatakan sikapnya terkait dengan penyelesaian kasus yang sedang “on” saat ini. yaitu kasus Bibit dan Chandra (Konflik berkepanjangan KPK dan Polri serta Kejaksaan).

Sebagaimana telah diduga sebelumnya sikap yang diambil Presiden cenderung mengambang dan tidak menyentuh permasalahan secara lansung. Banyak kalangan yang sangat kecewa dan menyayangkan pernyataan sikap dan pidato presiden semalam, selain karena materi yang disampaikan mengambang dan tidak to the point, terlalu berele-tele dan terlalu menjaga perasaan tiga institusi yang “bertikai”.

Namun ada juga yang satuju dan sepemahaman dengan Presiden dan menyatakan bahwa pidato dan sikap presiden sangat jelas!. Terserahlah, semua boleh beropini, semua boleh berpendapat, semua boleh berpandangan. Jika kita terus-terusan perang opini, perang pendapat dan berdebat, kapan bangsa ini akan melakukan akselerasi dalam pembangunan??? Yang bangsa ini butuhkan bukan opini, bukan pendapat dan perdebatann, yang saat ini yang sangat diperlukan oleh bangsa ini adalah kekondusifan.

Keadaan kondusif yang tercipta tentu akan banyak menimbulkan keuntungan bagi bangsa ini. Investor akan kembali datang, masyarakat tidak dilelahkan oleh permasalahan yang tidak jelas dan tidak berujung. Salah-salah masyarakat ikut stress mengikuti berita yang tidak jelas duduk perkaranya. Bukankah kondisi kondusif memiliki korelasi yang sangat erat dengan pertumbuhan ekonomi? Tugas Presiden beserta jajarannya sekarang adalah memikirkan dan melaksanakan program yang telah dibuatnya sendiri. Merealisasikan target yang telah ditentukan! Untuk KPK, Polri, dan Kejaksaan sekarang bukan waktunya lagi jago-jagoan, merasa paling berkuasa, merasa ingin dihargai.

Masyarakat termasuk saya sudah sangat muak dengan sikap-sikap sok jagoan, sok juara, sok berkuasa. Sekarang saatnya diadakan konsolidasi, kerjasama dan saling koordinasi, saling mendukung dan saling menghargai tugas dan wewenang masing-masing. Ingat tugas masing-masing lembaga masih banyak, sayang sekali jika energi dan kekuatan yang ada hanya digunakan untuk saling menjatuhkan antar lembaga.

Akan jauh lebih bermanfaat dan dihargai oleh masyarakat jika energi dan wewenang yang dimiliki digunakan untuk memberangus para penjahat, para mafia dan para koruptor. Saya secara pribadi sudah sangat capek menyaksikan demo-demo untuk kasus ini, baru menyaksikan saja sudah capek lho, apalagi ikut??? Demo dukung ini, demo menuntut ini, menuntut itu, sampai demo anarkis membakar foto Presiden dan wakilnya, tentu saja ini penghinaan terhadap bangsa ini. Tidak bisa dibiarkan!!!

Untuk ketiga lembaga-lembaga yang ‘berikai’ yakinlah bahwa masyarakat kita akan mengapresiasi setiap keberhasilan tiap-tiap lembaga. Seperti contoh keberhasilan Polri mengungkap dan menaklukan teroris, bagaimana luar biasanya apresiasi yang diberikan. Jangan nodai kebanggaan masyarakat dengan kehausan akan kekuasaan!!!.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s